Integrator analog adalah sebuah rangkaian elektronik yang digunakan untuk melakukan operasi integrasi matematis terhadap suatu sinyal masukan. Biasanya, integrator analog dibangun menggunakan op-amp (penguat operasional) dan komponen pasif seperti resistor dan kapasitor.

Prinsip Kerja Integrator Analog

Rangkaian integrator analog memanfaatkan sifat kapasitor yang dapat menyimpan muatan sehingga tegangan keluarannya merupakan integral waktu dari tegangan masukan. Ini sangat berguna dalam aplikasi seperti pemrosesan sinyal, pengukuran, dan kontrol otomatis.

Aplikasi Integrator Analog

Beberapa aplikasi utama dari integrator analog antara lain dalam osiloskop, filter aktif, dan sistem kontrol otomatis. Selain itu, integrator analog juga digunakan dalam instrumen ilmiah untuk mengubah sinyal kecepatan menjadi posisi atau sinyal percepatan menjadi kecepatan.

Kelebihan dan Keterbatasan

Kelebihan integrator analog adalah kemampuannya memproses sinyal secara langsung dan real-time. Namun, keterbatasannya terletak pada sensitivitas terhadap noise dan drift pada komponen, sehingga akurasi dapat terpengaruh jika tidak dirancang dengan baik.