Gangguan pada Leukosit dan Dampaknya
Leukosit memiliki peran vital dalam sistem kekebalan tubuh, sehingga gangguan pada jumlah atau fungsi leukosit dapat berdampak serius terhadap kesehatan. Gangguan ini bisa berupa kelebihan, kekurangan, maupun kelainan fungsi yang menyebabkan tubuh sulit melawan infeksi atau bahkan menyerang jaringan sendiri.
Leukositosis dan Leukopenia
Leukositosis adalah kondisi di mana jumlah leukosit dalam darah melebihi batas normal. Hal ini sering terjadi akibat infeksi, inflamasi, stres, atau kanker seperti leukemia. Di sisi lain, leukopenia adalah keadaan di mana jumlah leukosit terlalu rendah, yang bisa disebabkan oleh infeksi virus, penggunaan kemoterapi, atau penyakit autoimun.
Gangguan Fungsi Leukosit
Selain jumlah, fungsi leukosit juga dapat terganggu. Beberapa penyakit seperti imunodefisiensi primer menyebabkan leukosit tidak mampu melawan infeksi secara efektif. Gangguan lain seperti neutropenia dan limfopenia juga dapat menurunkan daya tahan tubuh.
Dampak Klinis dan Penanganannya
Gangguan pada leukosit harus segera diidentifikasi dan ditangani untuk mencegah komplikasi serius. Penanganan dapat berupa pemberian obat, terapi imun, atau transplantasi sumsum tulang pada kasus berat. Pemeriksaan jumlah dan fungsi leukosit secara rutin sangat penting untuk deteksi dini masalah kesehatan.