Ektoderm memainkan peran kunci dalam proses diferensiasi sel selama perkembangan embrio. Setelah proses fertilisasi dan pembentukan blastula, ektoderm mulai membentuk berbagai jenis sel dan jaringan yang sangat berbeda satu sama lain. Perjalanan diferensiasi ini diatur oleh sinyal molekuler yang kompleks.

Tahap Gastrulasi dan Pembentukan Ektoderm

Gastrulasi adalah fase penting dimana lapisan germinal, termasuk ektoderm, terbentuk. Pada tahap ini, sel-sel di permukaan luar embrio mengalami migrasi dan penataan ulang, sehingga membentuk lapisan ektoderm yang akan berdiferensiasi lebih lanjut.

Pembentukan Sistem Saraf dari Ektoderm

Salah satu peristiwa utama dari diferensiasi ektoderm adalah pembentukan neural tube yang akan menjadi sistem saraf pusat. Proses ini dikenal sebagai neurulasi, di mana sebagian ektoderm akan menebal dan melipat membentuk tabung saraf.

Faktor Genetik dan Molekuler yang Mengatur Diferensiasi

Diferensiasi ektoderm dikendalikan oleh sejumlah faktor transkripsi dan sinyal molekuler, seperti protein Bone Morphogenetic Protein (BMP) dan faktor pertumbuhan fibroblast (FGF). Interaksi antara faktor-faktor ini mengarahkan perkembangan berbagai jaringan ektodermal.