Sniffing dapat memberikan ancaman serius terhadap keamanan data pada suatu jaringan komputer. Teknik ini memungkinkan pelaku untuk mendapatkan akses ke informasi sensitif tanpa sepengetahuan pemilik data. Oleh karena itu, penting bagi organisasi untuk memahami potensi dampak yang ditimbulkan oleh aktivitas sniffing.

Kebocoran Data Pribadi

Dengan sniffing, pelaku dapat mencuri data pribadi seperti username, password, nomor kartu kredit, dan informasi penting lainnya. Kebocoran data ini dapat menyebabkan kerugian finansial dan kerusakan reputasi bagi individu maupun organisasi.

Serangan Lanjutan

Informasi yang didapatkan melalui sniffing sering kali digunakan untuk melakukan serangan lanjutan, seperti phishing, man-in-the-middle, atau identity theft. Dengan menguasai kredensial login, pelaku dapat mengakses sistem yang lebih dalam dan mengambil alih kontrol.

Upaya Pencegahan

Untuk mencegah dampak buruk dari sniffing, penting untuk menerapkan enkripsi data, menggunakan protokol HTTPS, serta memantau lalu lintas jaringan secara berkala. Penggunaan firewall dan intrusion detection system juga dapat membantu mendeteksi aktivitas sniffing yang mencurigakan.