Aspek sosial (Social) dalam ESG menilai bagaimana perusahaan memperlakukan karyawan, pelanggan, pemasok, dan komunitas di sekitarnya. Dimensi sosial ini menjadi semakin penting seiring meningkatnya kesadaran akan hak asasi manusia dan keadilan sosial dalam dunia bisnis.

Hubungan dengan Karyawan

Penerapan prinsip sosial dalam ESG mencakup perlakuan adil terhadap karyawan, pemberian upah layak, serta perlindungan kesehatan dan keselamatan kerja. Perusahaan yang memperhatikan kesejahteraan karyawannya cenderung memiliki produktivitas yang lebih tinggi dan loyalitas pegawai yang kuat.

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR menjadi bagian integral dalam aspek sosial ESG. Melalui program CSR, perusahaan dapat memberikan kontribusi positif kepada masyarakat sekitar, seperti pendidikan, lingkungan, dan kesehatan.

Keragaman dan Inklusi

Perusahaan juga dinilai berdasarkan kebijakan keragaman dan inklusi. Menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, bebas diskriminasi, dan menghargai perbedaan budaya merupakan indikator penting dalam penilaian ESG.