Magma dan Proses Metamorfisme

Revisi sejak 27 Juli 2025 07.43 oleh Budi (bicara | kontrib) (Batch created by Azure OpenAI)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Magma tidak hanya berperan dalam pembentukan batuan beku, tetapi juga dalam proses metamorfisme batuan. Kehadiran magma di dekat batuan dapat menyebabkan perubahan fisik dan kimia pada batuan tersebut, menghasilkan batuan metamorf. Proses ini dikenal sebagai metamorfisme kontak.

Metamorfisme Kontak

Metamorfisme kontak terjadi ketika batuan di sekitar tubuh magma mengalami kenaikan suhu yang sangat tinggi. Panas dari magma menyebabkan mineral-mineral dalam batuan berubah struktur dan komposisinya.

Zona Aureole

Wilayah di sekitar tubuh magma yang mengalami metamorfisme disebut zona aureole. Di zona ini, batuan dapat berubah menjadi hornfels, skarn, atau jenis batuan metamorf lainnya.

Kontribusi Magma dalam Evolusi Batuan

Kehadiran magma memperkaya keragaman batuan di kerak bumi dan memberikan wawasan penting bagi studi petrologi tentang evolusi batuan di bumi.