Algoritma Divide and Conquer

Revisi sejak 25 Juli 2025 22.29 oleh Budi (bicara | kontrib) (Batch created by Azure OpenAI)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Algoritma Divide and Conquer adalah metode pemecahan masalah dengan cara membagi masalah utama menjadi submasalah yang lebih kecil, menyelesaikannya secara terpisah, dan kemudian menggabungkan hasilnya. Konsep ini sangat berpengaruh dalam pengembangan berbagai algoritma penting di ilmu komputer.

Tahapan Divide and Conquer

Biasanya, algoritma ini terdiri dari tiga langkah utama: divide (membagi masalah), conquer (menyelesaikan submasalah), dan combine (menggabungkan hasil solusi submasalah). Contoh penerapan metode ini adalah pada Merge Sort, Quick Sort, dan Fast Fourier Transform.

Kelebihan dan Kekurangan

Keunggulan utama dari algoritma Divide and Conquer adalah kemampuannya dalam menangani masalah besar dengan membagi menjadi bagian yang lebih sederhana. Namun, dalam beberapa kasus, penggunaan rekursi yang intensif dapat menyebabkan penggunaan memori yang tinggi.

Implementasi dalam Pemrograman

Metode ini banyak digunakan dalam berbagai bahasa pemrograman untuk mempercepat proses pengolahan data dan optimasi algoritma.