Lompat ke isi

Hukum Mendel dan Dominan Resesif

Dari Wiki Berbudi

Hukum Mendel merupakan dasar pemahaman tentang cara pewarisan sifat pada makhluk hidup. Melalui eksperimen dengan tanaman kacang ercis, Gregor Mendel menemukan bahwa sifat-sifat diwariskan secara diskret melalui unit pewarisan yang kini dikenal sebagai gen. Salah satu temuan pentingnya adalah adanya sifat dominan dan resesif.

Hukum Segregasi

Hukum segregasi menyatakan bahwa setiap individu membawa dua alel untuk setiap sifat, dan alel tersebut akan dipisahkan secara acak ke dalam gamet. Konsep ini menjelaskan bagaimana alel dominan dan resesif dapat diwariskan secara terpisah.

Dominan dan Resesif dalam Persilangan

Pada persilangan monohibrida, Mendel mengamati bahwa satu sifat selalu menutupi sifat lainnya pada generasi F1. Sifat yang menutupi disebut dominan, sedangkan yang tertutupi disebut resesif. Contoh: bunga ungu (dominan) vs bunga putih (resesif).

Pentingnya Hukum Mendel

Hukum Mendel menjadi landasan bagi seluruh cabang genetika modern. Pemahaman tentang sifat dominan dan resesif sangat berguna dalam analisis silsilah dan prediksi peluang pewarisan sifat pada keturunan.