Lompat ke isi

Titrasi Redoks

Dari Wiki Berbudi
Revisi sejak 26 Juli 2025 22.15 oleh Budi (bicara | kontrib) (Batch created by Azure OpenAI)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Titrasi redoks merupakan teknik analisis kimia yang didasarkan pada reaksi oksidasi dan reduksi antara larutan titran dan analit. Metode ini banyak digunakan untuk menentukan kadar zat yang bersifat oksidator atau reduktor dalam suatu sampel.

Mekanisme Reaksi Redoks

Pada titrasi redoks, terjadi transfer elektron dari reduktor ke oksidator. Sebagai contoh, larutan kalium permanganat sering digunakan sebagai titran karena warnanya yang mencolok dan sifat oksidatornya yang kuat.

Indikator dalam Titrasi Redoks

Beberapa titrasi redoks memerlukan indikator redoks, sedangkan sebagian lain menggunakan perubahan warna alami dari titran (seperti permanganat) untuk menandai titik akhir. Pemilihan indikator bergantung pada jenis reaksi dan zat yang dianalisis.

Penerapan Titrasi Redoks

Titrasi redoks digunakan dalam penentuan kadar zat besi dalam air, analisis hidrogen peroksida, serta dalam bidang lingkungan untuk mengukur kadar bahan pencemar tertentu.