Interaksi van der Waals: Perbedaan antara revisi
| Baris 9: | Baris 9: | ||
# '''Interaksi London (Gaya Dispersi London)''': Merupakan jenis interaksi van der Waals yang paling umum dan ada pada semua molekul, baik polar maupun nonpolar. Interaksi ini timbul dari dipol sementara yang terinduksi akibat fluktuasi acak dalam distribusi elektron. Semakin banyak elektron yang dimiliki suatu molekul dan semakin besar ukurannya, semakin besar pula kemungkinan terjadinya fluktuasi dipol yang signifikan, sehingga gaya dispersi London menjadi lebih kuat. | # '''Interaksi London (Gaya Dispersi London)''': Merupakan jenis interaksi van der Waals yang paling umum dan ada pada semua molekul, baik polar maupun nonpolar. Interaksi ini timbul dari dipol sementara yang terinduksi akibat fluktuasi acak dalam distribusi elektron. Semakin banyak elektron yang dimiliki suatu molekul dan semakin besar ukurannya, semakin besar pula kemungkinan terjadinya fluktuasi dipol yang signifikan, sehingga gaya dispersi London menjadi lebih kuat. | ||
# '''Interaksi Dipol-Dipol Permanen''': Terjadi antara molekul-molekul polar yang memiliki dipol permanen. Ujung positif dari satu molekul polar akan menarik ujung negatif dari molekul polar lainnya. Kekuatan interaksi ini lebih besar dibandingkan dengan gaya dispersi London karena dipolnya permanen, bukan sementara. | # '''Interaksi Dipol-Dipol Permanen''': Terjadi antara molekul-molekul polar yang memiliki dipol permanen. Ujung positif dari satu molekul polar akan menarik ujung negatif dari molekul polar lainnya. Kekuatan interaksi ini lebih besar dibandingkan dengan gaya dispersi London karena dipolnya permanen, bukan sementara. | ||
# '''Interaksi Dipol-Ion''': Terjadi antara ion (yang memiliki muatan positif atau negatif permanen) dan molekul polar. Ujung yang berlawanan muatan dari molekul polar akan tertarik pada ion. | # '''Interaksi Dipol-Ion''': Terjadi antara ion (yang memiliki muatan positif atau negatif permanen) dan molekul polar. Ujung yang berlawanan muatan dari molekul polar akan tertarik pada ion. | ||
# '''Interaksi Dipol-Dipol Terinduksi''': Terjadi ketika molekul polar yang memiliki dipol permanen menginduksi dipol pada molekul nonpolar tetangganya. Dipol permanen dari molekul polar dapat mengganggu distribusi elektron pada molekul nonpolar, menciptakan dipol sementara pada molekul nonpolar tersebut, yang kemudian saling tarik-menarik. | # '''Interaksi Dipol-Dipol Terinduksi''': Terjadi ketika molekul polar yang memiliki dipol permanen menginduksi dipol pada molekul nonpolar tetangganya. Dipol permanen dari molekul polar dapat mengganggu distribusi elektron pada molekul nonpolar, menciptakan dipol sementara pada molekul nonpolar tersebut, yang kemudian saling tarik-menarik. | ||