Aritmetika Modular: Perbedaan antara revisi
Batch created by Azure OpenAI |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
Aritmetika modular adalah salah satu cabang [[matematika]] yang mempelajari sistem bilangan dengan operasi aritmetika, di mana hasil operasi dibatasi oleh suatu [[modulus]] tertentu. Dalam aritmetika ini, nilai yang dihasilkan dari suatu operasi akan "berputar" kembali ke awal setelah mencapai angka tertentu, sesuai dengan modulus yang ditentukan. Konsep ini sering dianalogikan seperti sistem penunjuk jam, di mana setelah angka 12, jam akan kembali ke angka 1. Aritmetika modular memiliki penerapan luas, mulai dari [[kriptografi]], [[teori bilangan]], hingga [[ilmu komputer]] dan berbagai bidang teknik lainnya. | Aritmetika modular adalah salah satu cabang [[matematika]] yang mempelajari sistem bilangan dengan operasi aritmetika, di mana hasil operasi dibatasi oleh suatu [[modulus]] tertentu. Dalam aritmetika ini, nilai yang dihasilkan dari suatu operasi akan "berputar" kembali ke awal setelah mencapai angka tertentu, sesuai dengan modulus yang ditentukan. Konsep ini sering dianalogikan seperti sistem penunjuk jam, di mana setelah angka 12, jam akan kembali ke angka 1. Aritmetika modular memiliki penerapan luas, mulai dari [[kriptografi]], [[Teori Bilangan|teori bilangan]], hingga [[Ilmu Komputer|ilmu komputer]] dan berbagai bidang teknik lainnya. | ||
== Pengertian dan Notasi Modular == | == Pengertian dan Notasi Modular == | ||
| Baris 8: | Baris 8: | ||
== Operasi Dasar dalam Aritmetika Modular == | == Operasi Dasar dalam Aritmetika Modular == | ||
Operasi dasar seperti [[penjumlahan]], [[pengurangan]], dan [[perkalian]] dalam aritmetika modular dilakukan dengan cara yang serupa dengan aritmetika biasa, namun hasil akhirnya diambil sisa baginya terhadap modulus. Sebagai contoh, dalam modulus 7, (4 + 5) mod 7 = 2, karena 4 + 5 = 9 dan 9 dibagi 7 bersisa 2. Demikian pula, 3 × 6 mod 7 = 4, karena 3 × 6 = 18 dan 18 dibagi 7 bersisa 4. Operasi pembagian dalam modular memerlukan adanya [[inverse modular]], yang hanya ada jika bilangan tersebut relatif prima terhadap modulus. | Operasi dasar seperti [[penjumlahan]], [[pengurangan]], dan [[perkalian]] dalam aritmetika modular dilakukan dengan cara yang serupa dengan aritmetika biasa, namun hasil akhirnya diambil sisa baginya terhadap modulus. Sebagai contoh, dalam modulus 7, (4 + 5) mod 7 = 2, karena 4 + 5 = 9 dan 9 dibagi 7 bersisa 2. Demikian pula, 3 × 6 mod 7 = 4, karena 3 × 6 = 18 dan 18 dibagi 7 bersisa 4. Operasi pembagian dalam modular memerlukan adanya [[Inverse Modular|inverse modular]], yang hanya ada jika bilangan tersebut relatif prima terhadap modulus. | ||
== Sifat-Sifat Penting dalam Aritmetika Modular == | == Sifat-Sifat Penting dalam Aritmetika Modular == | ||