Budaya maritim Indonesia: Perbedaan antara revisi
←Membuat halaman berisi ''''Budaya maritim Indonesia''' merupakan manifestasi dari pola kehidupan masyarakat yang mendiami negara kepulauan terbesar di dunia, di mana laut tidak sekadar dipandang sebagai batas wilayah, melainkan sebagai ruang hidup, identitas kultural, dan modal ekonomi. Secara geografis, Indonesia yang terletak di antara dua samudra, yakni Samudra Hindia dan Samudra Pasifik, telah membentuk karakteristik masyarakat yang adaptif terhadap dinamika perairan. Integr...' |
|||
| Baris 15: | Baris 15: | ||
# [[Awig-awig]]: Aturan adat di wilayah [[Lombok]] dan [[Bali]] yang mencakup pengelolaan sumber daya alam, termasuk zona penangkapan ikan yang dilarang. | # [[Awig-awig]]: Aturan adat di wilayah [[Lombok]] dan [[Bali]] yang mencakup pengelolaan sumber daya alam, termasuk zona penangkapan ikan yang dilarang. | ||
# [[Mappalette Bola]]: Tradisi gotong royong yang sering kali berkaitan dengan mobilitas masyarakat pesisir dalam menjaga solidaritas sosial di lingkungan pelabuhan atau pantai. | # [[Mappalette Bola]]: Tradisi gotong royong yang sering kali berkaitan dengan mobilitas masyarakat pesisir dalam menjaga solidaritas sosial di lingkungan pelabuhan atau pantai. | ||
== Ekonomi dan Industri Kelautan == | == Ekonomi dan Industri Kelautan == | ||