Tetap Santri: Perbedaan antara revisi
Created page with "thumb|Bersama Pak Uu Ruzhanul Hari ini, tanggal 4 Januari 2025, menjadi hari yang istimewa bagi saya dan istri. Kami mendapat kesempatan yang tak terduga untuk bertemu langsung dengan Bapak Uu Ruzhanul Ulum, Wakil Gubernur Jawa Barat. Pertemuan ini terjadi secara kebetulan, dan kami sangat bersyukur atas kesempatan berharga ini. Suasana pertemuan berlangsung hangat. Kesan pertama yang kami tangkap adalah penampilan beliau yang sederhana dan mer..." |
kTidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Bersama pa Uu.jpg|thumb|Bersama Pak Uu Ruzhanul]] | [[File:Bersama pa Uu.jpg|thumb|Bersama Pak Uu Ruzhanul]] | ||
Hari | Hari Jum'at, tanggal 3 Januari 2025, menjadi hari yang istimewa bagi saya dan istri. Kami mendapat kesempatan yang tak terduga untuk bertemu langsung dengan Bapak Uu Ruzhanul Ulum, Wakil Gubernur Jawa Barat. Pertemuan ini terjadi secara kebetulan, dan kami sangat bersyukur atas kesempatan berharga ini. Suasana pertemuan berlangsung hangat. Kesan pertama yang kami tangkap adalah penampilan beliau yang sederhana dan merakyat, namun tetap berwibawa. | ||
Dalam pertemuan tersebut, Bapak Uu Ruzhanul Ulum memberikan ucapan selamat atas pengangkatan kami sebagai guru PPPK. Selain ucapan selamat, beliau juga memberikan nasihat yang sangat berharga bagi kami. Beliau menyarankan agar kami dapat menambah penghasilan dengan berdagang. Nasihat ini menunjukkan perhatian beliau terhadap kesejahteraan guru dan mendorong kami untuk lebih kreatif dalam meningkatkan taraf hidup. Beliau juga menasihatkan agar kami menyekolahkan anak kami di pesantren. Hal ini menunjukkan kepedulian beliau terhadap pendidikan agama dan pembentukan karakter anak. | Dalam pertemuan tersebut, Bapak Uu Ruzhanul Ulum memberikan ucapan selamat atas pengangkatan kami sebagai guru PPPK. Selain ucapan selamat, beliau juga memberikan nasihat yang sangat berharga bagi kami. Beliau menyarankan agar kami dapat menambah penghasilan dengan berdagang. Nasihat ini menunjukkan perhatian beliau terhadap kesejahteraan guru dan mendorong kami untuk lebih kreatif dalam meningkatkan taraf hidup. Beliau juga menasihatkan agar kami menyekolahkan anak kami di pesantren. Hal ini menunjukkan kepedulian beliau terhadap pendidikan agama dan pembentukan karakter anak. | ||