<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Vitamin_C</id>
	<title>Vitamin C - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Vitamin_C"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Vitamin_C&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-20T01:43:14Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Vitamin_C&amp;diff=4896&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Vitamin_C&amp;diff=4896&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-26T05:56:11Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Vitamin C, atau asam askorbat, adalah [[vitamin]] larut air yang dikenal karena peranannya dalam menjaga sistem imun dan sebagai antioksidan. Tubuh manusia tidak dapat memproduksi vitamin C sendiri, sehingga asupan dari makanan sehari-hari sangat diperlukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Fungsi dan Manfaat ==&lt;br /&gt;
Vitamin C membantu dalam produksi [[kolagen]], protein penting untuk kesehatan kulit, tulang, dan pembuluh darah. Selain itu, vitamin ini meningkatkan penyerapan [[zat besi]] dari makanan nabati dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber Makanan ==&lt;br /&gt;
Buah-buahan seperti [[jeruk]], [[stroberi]], [[kiwi]], dan [[pepaya]] merupakan sumber vitamin C yang sangat baik. Sayuran seperti [[brokoli]], [[paprika]], dan [[bayam]] juga mengandung vitamin ini dalam jumlah tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kekurangan dan Akibatnya ==&lt;br /&gt;
Kekurangan vitamin C dapat menyebabkan [[skorbut]], penyakit yang ditandai dengan gusi berdarah, kelelahan, dan luka yang sulit sembuh. Kondisi ini dulunya umum terjadi pada pelaut yang tidak mengonsumsi cukup buah-buahan segar selama perjalanan panjang.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>