<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Verifiabilitas_dan_Validitas</id>
	<title>Verifiabilitas dan Validitas - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Verifiabilitas_dan_Validitas"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Verifiabilitas_dan_Validitas&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-22T00:47:55Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Verifiabilitas_dan_Validitas&amp;diff=13788&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Verifiabilitas_dan_Validitas&amp;diff=13788&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-30T09:08:37Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Dalam ilmu pengetahuan dan penelitian, verifiabilitas dan [[validitas]] adalah dua konsep yang saling berkaitan namun memiliki makna yang berbeda. Verifiabilitas menekankan pada kemampuan suatu klaim atau hasil penelitian untuk diuji kembali, sementara validitas menyoroti sejauh mana alat ukur atau metode mengukur apa yang seharusnya diukur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Perbedaan Verifiabilitas dan Validitas ==&lt;br /&gt;
Verifiabilitas berfokus pada aspek pengujian dan pemeriksaan ulang hasil penelitian, sedangkan validitas lebih menyoroti ketepatan dan kecermatan instrumen atau metode yang digunakan. Kedua konsep ini sama-sama penting dalam menghasilkan temuan yang dapat dipertanggungjawabkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Hubungan antara Verifiabilitas dan Validitas ==&lt;br /&gt;
Hasil penelitian yang valid belum tentu verifiable, demikian pula sebaliknya. Oleh sebab itu, peneliti harus memastikan bahwa instrumen yang digunakan valid dan hasilnya dapat diverifikasi oleh pihak lain. Hal ini akan memperkuat keandalan (reliabilitas) hasil penelitian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Implikasi dalam Praktik Penelitian ==&lt;br /&gt;
Dalam praktiknya, verifiabilitas dan validitas harus berjalan beriringan. Penelitian dengan instrumen valid dan hasil yang verifiable akan lebih mudah diterima dalam [[komunitas ilmiah]]. Selain itu, kedua konsep ini juga sangat penting dalam pengembangan [[kebijakan publik]] yang berbasis bukti.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>