<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Vandalisme_dan_Hukum</id>
	<title>Vandalisme dan Hukum - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Vandalisme_dan_Hukum"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Vandalisme_dan_Hukum&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-21T21:11:40Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Vandalisme_dan_Hukum&amp;diff=13810&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Vandalisme_dan_Hukum&amp;diff=13810&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-30T09:08:54Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Vandalisme merupakan tindak pidana yang diatur dalam berbagai peraturan [[hukum]] di banyak negara, termasuk Indonesia. Pelaku vandalisme dapat dikenai sanksi pidana maupun denda sesuai dengan tingkat kerusakan yang ditimbulkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Dasar Hukum Vandalisme ==&lt;br /&gt;
Di Indonesia, tindakan vandalisme diatur dalam [[Kitab Undang-Undang Hukum Pidana]] (KUHP). Pasal-pasal tertentu mengatur sanksi bagi pelaku perusakan fasilitas umum maupun barang milik pribadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Proses Penegakan Hukum ==&lt;br /&gt;
Penegakan hukum terhadap pelaku vandalisme melibatkan aparat [[kepolisian]], kejaksaan, hingga pengadilan. Bukti dan saksi mata menjadi bagian penting untuk membuktikan tindak pidana tersebut di pengadilan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Hukuman dan Efek Jera ==&lt;br /&gt;
Sanksi bagi pelaku vandalisme bertujuan memberikan efek jera dan mencegah terulangnya tindakan serupa. Selain hukuman penjara atau denda, beberapa negara memberlakukan kerja sosial bagi pelaku agar memperbaiki fasilitas yang dirusak.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>