<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Teori_Sosial_Kognitif</id>
	<title>Teori Sosial Kognitif - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Teori_Sosial_Kognitif"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Teori_Sosial_Kognitif&amp;action=history"/>
	<updated>2026-05-23T02:32:48Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Teori_Sosial_Kognitif&amp;diff=12366&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Teori_Sosial_Kognitif&amp;diff=12366&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-29T22:12:04Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Teori sosial kognitif merupakan pengembangan dari teori kognitivisme yang menekankan interaksi antara individu, lingkungan, dan perilaku dalam proses belajar. Teori ini sangat dipengaruhi oleh karya [[Albert Bandura]], terutama melalui konsep [[pembelajaran observasional]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Konsep Observasi dan Modeling ==&lt;br /&gt;
Menurut Bandura, individu dapat belajar melalui [[pengamatan]] terhadap perilaku orang lain, baik secara langsung maupun melalui media. Proses ini dikenal sebagai modeling, di mana seseorang meniru perilaku yang dilihatnya jika perilaku tersebut mendapatkan hasil positif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Self-Efficacy dan Regulasi Diri ==&lt;br /&gt;
Konsep [[self-efficacy]] atau keyakinan diri menjadi inti dalam teori sosial kognitif. Individu dengan self-efficacy tinggi cenderung lebih aktif, gigih, dan percaya diri dalam menghadapi tantangan belajar. Regulasi diri juga penting, di mana siswa mampu mengatur perilaku dan proses belajarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Aplikasi dalam Pendidikan ==&lt;br /&gt;
Dalam pendidikan, teori ini mendorong penggunaan [[pembelajaran kooperatif]], penanaman nilai melalui teladan, serta pembangunan lingkungan belajar yang kaya interaksi sosial. Guru berperan sebagai model dan fasilitator dalam proses pembelajaran.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>