<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Teori_Kognitivisme_dalam_Pendidikan</id>
	<title>Teori Kognitivisme dalam Pendidikan - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Teori_Kognitivisme_dalam_Pendidikan"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Teori_Kognitivisme_dalam_Pendidikan&amp;action=history"/>
	<updated>2026-05-23T01:57:50Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Teori_Kognitivisme_dalam_Pendidikan&amp;diff=12364&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Teori_Kognitivisme_dalam_Pendidikan&amp;diff=12364&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-29T22:12:03Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Teori kognitivisme merupakan salah satu landasan penting dalam [[psikologi pendidikan]] yang membahas bagaimana manusia memproses informasi dan belajar. Teori ini muncul sebagai reaksi terhadap [[behaviorisme]], dengan menekankan proses mental seperti berpikir, mengingat, dan memahami.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Tokoh dan Konsep Utama ==&lt;br /&gt;
Tokoh-tokoh utama kognitivisme antara lain [[Jean Piaget]], [[Jerome Bruner]], dan [[Robert Gagné]]. Piaget terkenal dengan tahapan perkembangan kognitif, sedangkan Bruner mengembangkan teori pembelajaran penemuan. Gagné memperkenalkan sembilan peristiwa pembelajaran yang berfokus pada proses mental siswa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Prinsip-Prinsip Kognitivisme ==&lt;br /&gt;
Kognitivisme memandang bahwa belajar bukan hanya perubahan perilaku, tetapi juga perubahan cara berpikir. Proses seperti atensi, persepsi, encoding, penyimpanan, dan retrieval memegang peranan penting. Pembelajaran dianggap berhasil jika siswa dapat mengorganisasi dan mengaitkan informasi baru dengan pengetahuan yang sudah ada.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penerapan dalam Pembelajaran ==&lt;br /&gt;
Dalam praktiknya, kognitivisme diterapkan melalui [[peta konsep]], penyusunan materi secara logis, dan penggunaan [[metakognisi]] untuk membantu siswa memahami cara mereka belajar. Guru berperan sebagai pembimbing dalam proses berpikir siswa.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>