<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Teknik_Equivalence_Partitioning_dalam_Black_Box_Testing</id>
	<title>Teknik Equivalence Partitioning dalam Black Box Testing - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Teknik_Equivalence_Partitioning_dalam_Black_Box_Testing"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Teknik_Equivalence_Partitioning_dalam_Black_Box_Testing&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-21T16:26:30Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Teknik_Equivalence_Partitioning_dalam_Black_Box_Testing&amp;diff=8196&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Teknik_Equivalence_Partitioning_dalam_Black_Box_Testing&amp;diff=8196&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-27T01:27:39Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Equivalence Partitioning adalah salah satu teknik utama dalam Black Box Testing yang digunakan untuk mengurangi jumlah kasus uji tanpa mengurangi efektivitas pengujian. Teknik ini membagi data input ke dalam beberapa partisi yang dianggap mewakili perilaku sistem secara keseluruhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Prinsip Equivalence Partitioning ==&lt;br /&gt;
Dalam [[equivalence partitioning]], input perangkat lunak dibagi ke dalam kelompok-kelompok equivalence class. Setiap anggota dalam satu kelompok diasumsikan akan diperlakukan sama oleh sistem, sehingga cukup satu anggota dari setiap kelompok yang diuji.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Implementasi dalam Pengujian ==&lt;br /&gt;
Teknik ini sangat membantu dalam mengurangi beban kerja pengujian karena tidak perlu menguji setiap nilai input. Penguji hanya memilih satu atau beberapa perwakilan dari setiap partisi untuk diuji. Hasil pengujian dari perwakilan ini digunakan untuk menilai perilaku sistem terhadap seluruh partisi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kelebihan dan Keterbatasan ==&lt;br /&gt;
Keunggulan utama equivalence partitioning dalam [[black box testing]] adalah kemampuannya mempercepat proses pengujian. Namun, teknik ini memiliki keterbatasan jika ada bug yang hanya terjadi pada nilai-nilai tertentu di luar partisi yang diuji.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>