<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Sejarah_Penemuan_Kalor</id>
	<title>Sejarah Penemuan Kalor - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Sejarah_Penemuan_Kalor"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Sejarah_Penemuan_Kalor&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-21T19:47:20Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Sejarah_Penemuan_Kalor&amp;diff=6380&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Sejarah_Penemuan_Kalor&amp;diff=6380&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-26T21:13:09Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Konsep kalor telah berkembang sejak zaman kuno dan menjadi salah satu topik utama dalam ilmu [[fisika]]. Pemahaman tentang kalor mengalami perubahan seiring dengan penemuan-penemuan ilmiah penting sepanjang sejarah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Teori Kalorik ==&lt;br /&gt;
Pada abad ke-18, berkembang teori kalorik yang menyatakan bahwa kalor adalah zat halus yang dapat mengalir dari satu benda ke benda lain. Teori ini akhirnya ditinggalkan setelah eksperimen menunjukkan bahwa kalor adalah bentuk energi, bukan substansi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Percobaan Joule ==&lt;br /&gt;
James Prescott [[Joule]] melakukan percobaan penting yang membuktikan hubungan antara kerja mekanik dan kalor. Percobaan ini menjadi dasar hukum kekekalan energi dan mengubah pandangan ilmuwan tentang hakikat kalor.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Perkembangan Modern ==&lt;br /&gt;
Dengan kemajuan [[termodinamika]] dan fisika modern, kalor kini dipahami sebagai energi kinetik partikel penyusun zat. Penemuan ini membuka jalan bagi teknologi baru di bidang energi dan memperdalam pemahaman manusia tentang alam semesta.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>