<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Sejarah_Neuromarketing</id>
	<title>Sejarah Neuromarketing - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Sejarah_Neuromarketing"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Sejarah_Neuromarketing&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-22T02:30:02Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Sejarah_Neuromarketing&amp;diff=10099&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Sejarah_Neuromarketing&amp;diff=10099&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-27T04:08:53Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Neuromarketing mulai dikenal luas pada awal abad ke-21, meskipun akar konsepnya sudah ada sejak eksplorasi awal tentang perilaku konsumen dan psikologi pemasaran. Istilah &amp;quot;neuromarketing&amp;quot; sendiri pertama kali diperkenalkan oleh profesor Harvard, Ale Smidts, pada tahun 2002. Sejak saat itu, semakin banyak perusahaan dan institusi akademik yang meneliti hubungan antara otak, perilaku, dan keputusan pembelian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Perkembangan Awal ==&lt;br /&gt;
Pada awalnya, penelitian neuromarketing lebih banyak dilakukan di laboratorium dengan partisipan terbatas. Berkat kemajuan teknologi [[neurosains]], seperti [[fMRI]] dan [[EEG]], riset menjadi lebih mudah dan murah untuk dilakukan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Munculnya Lembaga Penelitian ==&lt;br /&gt;
Seiring meningkatnya minat, lembaga-lembaga riset khusus neuromarketing bermunculan, seperti The Neurosense dan Nielsen Neuro. Mereka membantu perusahaan besar mengadopsi pendekatan ini dalam kampanye pemasaran mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Tren Masa Kini ==&lt;br /&gt;
Kini, neuromarketing telah menjadi bagian penting dari penelitian pasar modern. Berbagai universitas di seluruh dunia membuka program khusus tentang neuromarketing, dan kolaborasi antara peneliti serta pelaku industri semakin erat.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>