<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Sejarah_Kayu_Cendana_di_Indonesia</id>
	<title>Sejarah Kayu Cendana di Indonesia - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Sejarah_Kayu_Cendana_di_Indonesia"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Sejarah_Kayu_Cendana_di_Indonesia&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-20T07:12:35Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Sejarah_Kayu_Cendana_di_Indonesia&amp;diff=1463&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Sejarah_Kayu_Cendana_di_Indonesia&amp;diff=1463&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-25T22:51:52Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Kayu cendana memiliki sejarah panjang di [[Indonesia]], khususnya di wilayah [[Nusa Tenggara Timur]]. Sejak zaman kerajaan, kayu cendana telah menjadi komoditas perdagangan yang sangat berharga. Nilai ekonomis kayu ini bahkan membuatnya disebut sebagai &amp;quot;emas hijau&amp;quot; oleh masyarakat setempat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Awal Mula Pemanfaatan ==&lt;br /&gt;
Pemanfaatan kayu cendana di Indonesia sudah dimulai sejak masa [[Kerajaan Majapahit]] dan [[Kerajaan Timor]]. Kayu ini menjadi barang dagangan utama yang diekspor ke [[Tiongkok]], [[India]], dan negara-negara Timur Tengah. Cendana juga sering dijadikan sebagai persembahan kepada raja-raja dan bangsawan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Masa Penjajahan ==&lt;br /&gt;
Saat masa penjajahan [[Belanda]], perdagangan kayu cendana diatur secara ketat oleh pemerintah kolonial. Monopoli perdagangan menyebabkan eksploitasi besar-besaran terhadap hutan cendana, sehingga populasi pohon cendana menurun drastis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Peran dalam Budaya Lokal ==&lt;br /&gt;
Kayu cendana tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga nilai budaya. Dalam tradisi masyarakat [[Timor]], cendana sering digunakan dalam upacara adat dan pembuatan benda pusaka. Hingga kini, pelestarian kayu cendana menjadi perhatian penting bagi pemerintah daerah setempat.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>