<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Resisten_pada_Gulma</id>
	<title>Resisten pada Gulma - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Resisten_pada_Gulma"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Resisten_pada_Gulma&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-22T03:25:31Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Resisten_pada_Gulma&amp;diff=13210&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Resisten_pada_Gulma&amp;diff=13210&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-30T05:29:17Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Resisten pada gulma adalah kemampuan [[gulma]] untuk bertahan terhadap berbagai upaya pengendalian, baik secara kimiawi maupun mekanis. Masalah ini semakin sering terjadi seiring dengan intensifikasi pertanian modern.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Faktor Penyebab Resistensi ==&lt;br /&gt;
Penggunaan herbisida secara terus-menerus tanpa rotasi menjadi penyebab utama munculnya resistensi pada gulma. Selain itu, kemampuan gulma untuk beradaptasi dan berkembang biak dengan cepat memperparah masalah ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Implikasi pada Pertanian ==&lt;br /&gt;
Resistensi gulma menyebabkan pengendalian menjadi lebih sulit dan mahal. Gulma yang resisten dapat mengurangi produktivitas tanaman dan menurunkan hasil panen secara signifikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Upaya Pengendalian ==&lt;br /&gt;
Upaya pengendalian dilakukan dengan mengadopsi pendekatan [[integrated weed management]] (IWM), melakukan rotasi herbisida, serta menerapkan teknik budidaya yang baik. Diversifikasi metode pengendalian sangat penting untuk meminimalisir risiko resistensi.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>