<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Prinsip_Komplementaritas_Bohr</id>
	<title>Prinsip Komplementaritas Bohr - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Prinsip_Komplementaritas_Bohr"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Prinsip_Komplementaritas_Bohr&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-22T09:10:30Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Prinsip_Komplementaritas_Bohr&amp;diff=5929&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Prinsip_Komplementaritas_Bohr&amp;diff=5929&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-26T21:03:02Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Prinsip komplementaritas adalah konsep fundamental dalam [[mekanika kuantum]] yang diperkenalkan oleh [[Niels Bohr]]. Prinsip ini menyatakan bahwa sifat-sifat fisik tertentu, seperti gelombang dan partikel, bersifat saling melengkapi tetapi tidak dapat diamati secara bersamaan. Konsep ini sangat penting dalam interpretasi fenomena kuantum.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Latar Belakang Prinsip Komplementaritas ==&lt;br /&gt;
Prinsip ini muncul sebagai respons terhadap dualitas gelombang-partikel yang diamati pada [[elektron]] dan cahaya. Bohr menyadari bahwa eksperimen yang berbeda dapat mengungkap sifat gelombang atau partikel dari sistem kuantum, tetapi tidak keduanya secara bersamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Implikasi dalam Mekanika Kuantum ==&lt;br /&gt;
Komplementaritas menjadi dasar interpretasi [[Kopenhagen]] tentang mekanika kuantum, yang menekankan bahwa pengamatan menentukan sifat sistem kuantum. Prinsip ini menantang intuisi klasik dan memperkenalkan batasan mendasar pada pengetahuan kita tentang sistem mikro.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pengaruh Terhadap Filsafat Sains ==&lt;br /&gt;
Konsep komplementaritas Bohr tidak hanya berpengaruh di bidang fisika, tetapi juga dalam [[filsafat sains]]. Prinsip ini menginspirasi diskusi tentang batas-batas pengetahuan dan sifat realitas dalam konteks ilmu pengetahuan modern.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>