<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Pneumonia</id>
	<title>Pneumonia - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Pneumonia"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Pneumonia&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-20T15:32:21Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Pneumonia&amp;diff=19459&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Created page with &quot;&#039;&#039;&#039;Pneumonia&#039;&#039;&#039; adalah suatu infeksi pada paru-paru yang menyebabkan peradangan pada alveolus atau kantung udara di dalam paru. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai mikroorganisme seperti bakteri, virus, atau jamur. Pneumonia dapat menyerang siapa saja, namun lebih berisiko pada balita, lansia, dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Gejala umum yang sering muncul antara lain demam, batuk, nyeri dada, dan...&quot;</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Pneumonia&amp;diff=19459&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-08-11T08:54:09Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Created page with &amp;quot;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Pneumonia&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah suatu &lt;a href=&quot;/wiki/index.php/Infeksi&quot; title=&quot;Infeksi&quot;&gt;infeksi&lt;/a&gt; pada &lt;a href=&quot;/wiki/index.php/Paru-paru&quot; title=&quot;Paru-paru&quot;&gt;paru-paru&lt;/a&gt; yang menyebabkan peradangan pada &lt;a href=&quot;/wiki/index.php?title=Alveolus&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1&quot; class=&quot;new&quot; title=&quot;Alveolus (halaman belum tersedia)&quot;&gt;alveolus&lt;/a&gt; atau kantung udara di dalam paru. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai &lt;a href=&quot;/wiki/index.php/Mikroorganisme&quot; title=&quot;Mikroorganisme&quot;&gt;mikroorganisme&lt;/a&gt; seperti &lt;a href=&quot;/wiki/index.php/Bakteri&quot; title=&quot;Bakteri&quot;&gt;bakteri&lt;/a&gt;, &lt;a href=&quot;/wiki/index.php/Virus&quot; title=&quot;Virus&quot;&gt;virus&lt;/a&gt;, atau &lt;a href=&quot;/wiki/index.php/Jamur&quot; title=&quot;Jamur&quot;&gt;jamur&lt;/a&gt;. Pneumonia dapat menyerang siapa saja, namun lebih berisiko pada &lt;a href=&quot;/wiki/index.php?title=Balita&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1&quot; class=&quot;new&quot; title=&quot;Balita (halaman belum tersedia)&quot;&gt;balita&lt;/a&gt;, &lt;a href=&quot;/wiki/index.php?title=Lansia&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1&quot; class=&quot;new&quot; title=&quot;Lansia (halaman belum tersedia)&quot;&gt;lansia&lt;/a&gt;, dan orang dengan &lt;a href=&quot;/wiki/index.php?title=Sistem_kekebalan_tubuh&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1&quot; class=&quot;new&quot; title=&quot;Sistem kekebalan tubuh (halaman belum tersedia)&quot;&gt;sistem kekebalan tubuh&lt;/a&gt; yang lemah. Gejala umum yang sering muncul antara lain &lt;a href=&quot;/wiki/index.php?title=Demam&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1&quot; class=&quot;new&quot; title=&quot;Demam (halaman belum tersedia)&quot;&gt;demam&lt;/a&gt;, &lt;a href=&quot;/wiki/index.php/Batuk&quot; title=&quot;Batuk&quot;&gt;batuk&lt;/a&gt;, nyeri dada, dan...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Pneumonia&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah suatu [[infeksi]] pada [[paru-paru]] yang menyebabkan peradangan pada [[alveolus]] atau kantung udara di dalam paru. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai [[mikroorganisme]] seperti [[bakteri]], [[virus]], atau [[jamur]]. Pneumonia dapat menyerang siapa saja, namun lebih berisiko pada [[balita]], [[lansia]], dan orang dengan [[sistem kekebalan tubuh]] yang lemah. Gejala umum yang sering muncul antara lain [[demam]], [[batuk]], nyeri dada, dan sesak napas. Penyakit ini merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia, terutama di negara berkembang.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penyebab ==&lt;br /&gt;
Pneumonia dapat disebabkan oleh berbagai agen infeksius. [[Bakteri]] merupakan penyebab tersering, dengan [[Streptococcus pneumoniae]] sebagai patogen utama. Selain itu, [[Haemophilus influenzae]] dan [[Mycoplasma pneumoniae]] juga sering terlibat. [[Virus]] seperti [[influenza]], [[respiratory syncytial virus]] (RSV), dan [[coronavirus]] termasuk [[SARS-CoV-2]] dapat memicu pneumonia yang berat. Dalam beberapa kasus, pneumonia disebabkan oleh [[jamur]] seperti [[Pneumocystis jirovecii]], terutama pada pasien dengan [[HIV/AIDS]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Gejala ==&lt;br /&gt;
Gejala pneumonia bervariasi tergantung pada penyebab, usia penderita, dan kondisi kesehatan secara umum. Gejala umum yang sering ditemukan meliputi:  &lt;br /&gt;
# [[Demam]] tinggi  &lt;br /&gt;
# [[Batuk]] berdahak atau kering  &lt;br /&gt;
# Sesak napas  &lt;br /&gt;
# Nyeri dada saat bernapas atau batuk  &lt;br /&gt;
# Kelelahan dan malaise  &lt;br /&gt;
Pada anak-anak dan lansia, gejala bisa lebih samar, seperti penurunan kesadaran, hilang nafsu makan, atau penurunan suhu tubuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Faktor Risiko ==&lt;br /&gt;
Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko seseorang terkena pneumonia:&lt;br /&gt;
# Usia lanjut (di atas 65 tahun) atau anak di bawah 2 tahun  &lt;br /&gt;
# Memiliki [[penyakit kronis]] seperti [[diabetes melitus]], [[penyakit jantung]], atau [[penyakit paru obstruktif kronik]] (PPOK)  &lt;br /&gt;
# Sistem imun yang lemah akibat [[HIV]], [[kemoterapi]], atau penggunaan obat imunosupresif  &lt;br /&gt;
# Kebiasaan merokok atau konsumsi alkohol berlebihan  &lt;br /&gt;
# Paparan lingkungan kerja dengan udara tercemar atau bahan kimia berbahaya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Diagnosis ==&lt;br /&gt;
Diagnosis pneumonia biasanya dimulai dengan [[pemeriksaan fisik]] dan [[riwayat medis]]. Dokter dapat mendengarkan suara napas menggunakan [[stetoskop]] untuk menemukan tanda-tanda khas seperti ronki atau bunyi napas menurun. Pemeriksaan penunjang meliputi [[rontgen dada]], tes darah, analisis dahak, dan dalam beberapa kasus, [[CT scan]] dada. Pemeriksaan ini membantu menentukan penyebab infeksi dan menilai tingkat keparahan penyakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pengobatan ==&lt;br /&gt;
Pengobatan pneumonia tergantung pada penyebabnya. Pneumonia bakteri biasanya diobati dengan [[antibiotik]], sementara pneumonia virus dapat memerlukan [[obat antivirus]] tertentu. Untuk pneumonia jamur, digunakan [[antijamur]]. Selain terapi obat, pasien disarankan untuk banyak beristirahat, minum cairan yang cukup, dan mengonsumsi obat pereda gejala seperti [[analgesik]] atau [[antipiretik]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pencegahan ==&lt;br /&gt;
Pencegahan pneumonia dapat dilakukan melalui langkah-langkah berikut:&lt;br /&gt;
# Vaksinasi, seperti [[vaksin pneumokokus]] dan [[vaksin influenza]]  &lt;br /&gt;
# Menjaga kebersihan tangan  &lt;br /&gt;
# Menghindari merokok dan paparan asap rokok  &lt;br /&gt;
# Mengonsumsi makanan bergizi untuk menjaga sistem imun  &lt;br /&gt;
# Menggunakan masker di lingkungan berisiko tinggi  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Komplikasi ==&lt;br /&gt;
Jika tidak ditangani dengan baik, pneumonia dapat menimbulkan komplikasi serius seperti [[efusi pleura]], [[abses paru]], [[bakteremia]], atau [[sepsis]]. Pada beberapa kasus, pneumonia dapat menyebabkan [[gagal napas]] akut yang memerlukan perawatan intensif di rumah sakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Epidemiologi ==&lt;br /&gt;
Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia, terutama di negara dengan sumber daya kesehatan terbatas. Menurut [[Organisasi Kesehatan Dunia]] (WHO), pneumonia membunuh jutaan orang setiap tahunnya, dengan beban terbesar pada anak-anak di bawah lima tahun. Faktor sosial-ekonomi, akses terhadap fasilitas kesehatan, dan tingkat imunisasi sangat memengaruhi angka kejadian penyakit ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pneumonia pada Anak ==&lt;br /&gt;
Pada anak-anak, pneumonia sering disebabkan oleh virus, meskipun bakteri seperti [[Streptococcus pneumoniae]] tetap menjadi penyebab signifikan. Gejala pada anak bisa berbeda dari orang dewasa, seperti napas cepat, retraksi dinding dada, atau penurunan kesadaran. Pencegahan melalui vaksinasi dan gizi yang cukup menjadi kunci utama dalam mengurangi angka kematian akibat pneumonia pada kelompok usia ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pneumonia pada Lansia ==&lt;br /&gt;
Lansia memiliki risiko lebih tinggi karena sistem kekebalan tubuh yang menurun dan kemungkinan adanya penyakit penyerta. Gejala pada lansia sering tidak khas, misalnya hanya berupa kebingungan atau penurunan nafsu makan. Penanganan pada lansia memerlukan perhatian khusus, termasuk pemantauan fungsi organ dan pemberian terapi suportif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Prognosis ==&lt;br /&gt;
Prognosis pneumonia bergantung pada usia, status kesehatan, penyebab infeksi, dan kecepatan penanganan. Sebagian besar pasien dengan pengobatan yang tepat dapat sembuh total, namun pada penderita dengan faktor risiko tinggi, penyakit ini dapat berakibat fatal. Pencegahan dan deteksi dini menjadi strategi terbaik untuk menurunkan angka kematian akibat pneumonia.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>