<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Perbandingan_Microservices_dan_Monolitik</id>
	<title>Perbandingan Microservices dan Monolitik - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Perbandingan_Microservices_dan_Monolitik"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Perbandingan_Microservices_dan_Monolitik&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-21T18:32:28Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Perbandingan_Microservices_dan_Monolitik&amp;diff=9052&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Perbandingan_Microservices_dan_Monolitik&amp;diff=9052&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-27T03:01:03Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Dalam pengembangan perangkat lunak, dua pendekatan arsitektur yang umum digunakan adalah microservices dan arsitektur monolitik. Microservices memecah aplikasi menjadi layanan-layanan kecil yang dapat berjalan secara independen, sedangkan arsitektur monolitik membangun aplikasi sebagai satu kesatuan utuh. Pemilihan antara kedua pendekatan ini sangat memengaruhi skalabilitas, pemeliharaan, dan proses pengembangan aplikasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kelebihan Arsitektur Monolitik ==&lt;br /&gt;
Arsitektur monolitik menawarkan kesederhanaan dalam pengembangan dan deployment karena seluruh aplikasi berada dalam satu basis kode. Namun, seiring dengan bertambahnya kompleksitas aplikasi, monolitik dapat menyulitkan skalabilitas dan pemeliharaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Keunggulan Microservices ==&lt;br /&gt;
Microservices memungkinkan setiap tim mengembangkan, menguji, dan mendistribusikan layanan secara terpisah. Hal ini meningkatkan [[continuous integration]] dan [[continuous delivery|CI/CD]] serta memungkinkan penggunaan berbagai [[bahasa pemrograman]] sesuai kebutuhan layanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Tantangan dan Pertimbangan ==&lt;br /&gt;
Meskipun lebih fleksibel, microservices memperkenalkan tantangan baru, seperti kebutuhan akan [[service discovery]], [[load balancing]], dan pengelolaan [[API]]. Pengembang perlu mempertimbangkan kebutuhan dan sumber daya sebelum memilih arsitektur yang tepat.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>