<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Peran_Hormon_Tumbuhan_dalam_Kultur_Jaringan</id>
	<title>Peran Hormon Tumbuhan dalam Kultur Jaringan - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Peran_Hormon_Tumbuhan_dalam_Kultur_Jaringan"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Peran_Hormon_Tumbuhan_dalam_Kultur_Jaringan&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-19T22:50:07Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Peran_Hormon_Tumbuhan_dalam_Kultur_Jaringan&amp;diff=6470&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Peran_Hormon_Tumbuhan_dalam_Kultur_Jaringan&amp;diff=6470&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-26T21:14:49Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Hormon tumbuhan atau [[fitohormon]] memegang peranan penting dalam proses kultur jaringan. Hormon ini mengatur pembelahan sel, diferensiasi, serta pertumbuhan dan perkembangan jaringan tanaman. Penambahan hormon dalam media kultur jaringan menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan teknik ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jenis Hormon yang Digunakan ==&lt;br /&gt;
Dua jenis hormon utama yang sering digunakan adalah [[auksin]] dan [[sitokinin]]. Auksin berperan dalam pembentukan akar, sedangkan sitokinin merangsang pertumbuhan tunas. Selain itu, [[giberelin]], [[asam absisat]], dan [[etilen]] juga digunakan untuk tujuan tertentu sesuai kebutuhan kultur.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Konsentrasi dan Rasio Hormon ==&lt;br /&gt;
Rasio antara auksin dan sitokinin dalam media sangat menentukan arah pertumbuhan eksplan. Konsentrasi auksin yang lebih tinggi cenderung menghasilkan pembentukan akar, sedangkan sitokinin yang dominan akan memicu pertumbuhan tunas. Penyesuaian rasio ini dilakukan berdasarkan jenis dan tujuan kultur jaringan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pengaruh Hormon terhadap Morfogenesis ==&lt;br /&gt;
Dengan mengatur konsentrasi fitohormon, proses [[morfogenesis]] seperti pembentukan kalus, tunas, dan akar dapat dikendalikan. Hal ini memungkinkan peneliti untuk memperoleh hasil kultur jaringan yang diinginkan sesuai tujuan aplikasi.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>