<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Penemuan_Sinar_Alfa</id>
	<title>Penemuan Sinar Alfa - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Penemuan_Sinar_Alfa"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Penemuan_Sinar_Alfa&amp;action=history"/>
	<updated>2026-05-23T01:52:35Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Penemuan_Sinar_Alfa&amp;diff=6912&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Penemuan_Sinar_Alfa&amp;diff=6912&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-26T21:41:46Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Penemuan sinar alfa merupakan salah satu tonggak penting dalam sejarah fisika nuklir. Sinar ini pertama kali diidentifikasi oleh [[Ernest Rutherford]] pada tahun 1899 saat ia meneliti radiasi yang dipancarkan oleh zat radioaktif. Rutherford membedakan jenis-jenis radiasi berdasarkan daya tembusnya dan menamakan radiasi dengan daya tembus terendah sebagai sinar alfa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Percobaan Rutherford ==&lt;br /&gt;
Dalam percobaannya, Rutherford menggunakan medan listrik dan magnet untuk memisahkan tiga jenis radiasi dari bahan radioaktif, yaitu sinar alfa, [[sinar beta]], dan [[sinar gamma]]. Sinar alfa diketahui bermuatan positif karena arahnya berubah di bawah pengaruh medan listrik dan magnet.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pengaruh Penemuan Sinar Alfa ==&lt;br /&gt;
Penemuan sinar alfa membuka jalan bagi penelitian lebih lanjut tentang struktur atom dan radioaktivitas. Rutherford kemudian menggunakan sinar alfa dalam eksperimen hamburan yang terkenal, yang membuktikan keberadaan inti atom. Hal ini menjadi dasar bagi perkembangan [[model atom]] modern.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Perkembangan Selanjutnya ==&lt;br /&gt;
Sejak penemuannya, penelitian tentang sinar alfa terus berkembang. Sinar alfa telah digunakan dalam berbagai aplikasi ilmiah, seperti dalam teknik radiografi dan pengukuran umur geologis lewat [[penanggalan radiometrik]].&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>