<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Pegunungan_Jayawijaya</id>
	<title>Pegunungan Jayawijaya - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Pegunungan_Jayawijaya"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Pegunungan_Jayawijaya&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-24T16:01:11Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Pegunungan_Jayawijaya&amp;diff=11877&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Pegunungan_Jayawijaya&amp;diff=11877&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-28T21:58:22Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Pegunungan Jayawijaya adalah salah satu rangkaian pegunungan tertinggi yang terletak di pulau [[Papua]], Indonesia. Pegunungan ini terkenal karena puncaknya yang selalu diselimuti salju abadi, yang merupakan fenomena langka di wilayah tropis. Keberadaan Pegunungan Jayawijaya menjadi daya tarik utama bagi para pendaki dan peneliti dari seluruh dunia. Selain itu, pegunungan ini juga memiliki kekayaan [[keanekaragaman hayati]] dan budaya yang menakjubkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Letak Geografis ==&lt;br /&gt;
Pegunungan Jayawijaya membentang di bagian tengah pulau Papua dan menjadi bagian dari [[provinsi Papua Tengah]]. Pegunungan ini juga dikenal dengan nama Pegunungan Maoke dan membentang dari barat ke timur sepanjang lebih dari 500 kilometer. Puncak tertingginya, yaitu [[Puncak Jaya]], merupakan titik tertinggi di Indonesia dan kawasan Oseania.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah Penamaan ==&lt;br /&gt;
Nama Jayawijaya sendiri diberikan oleh Presiden [[Soekarno]] pada tahun 1962, yang sebelumnya pegunungan ini dikenal dengan nama &amp;quot;Carstensz Mountains&amp;quot;. Nama tersebut diambil dari penjelajah asal Belanda, [[Jan Carstenszoon]], yang pertama kali melihat puncak bersalju ini pada tahun 1623.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Keunikan Alam ==&lt;br /&gt;
Salah satu keunikan utama Pegunungan Jayawijaya adalah adanya [[gletser]] tropis di puncaknya. Selain itu, pegunungan ini juga merupakan rumah bagi berbagai flora dan fauna endemik yang tidak ditemukan di tempat lain. Pegunungan Jayawijaya menjadi pusat penelitian bagi ilmuwan yang tertarik dengan perubahan iklim dan keanekaragaman hayati.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>