<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Paracetamol</id>
	<title>Paracetamol - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Paracetamol"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Paracetamol&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-24T12:18:16Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Paracetamol&amp;diff=20068&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: ←Membuat halaman berisi &#039;Paracetamol, yang juga dikenal dengan nama asetaminofen, adalah obat yang digunakan secara luas sebagai analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam). Obat ini tersedia secara bebas di banyak negara dan dianggap aman bila digunakan sesuai dosis yang dianjurkan. Paracetamol sering digunakan untuk mengatasi nyeri ringan hingga sedang, seperti sakit kepala, nyeri otot, nyeri haid, sakit gigi, dan untuk menurunkan demam akibat infeksi. Meskipun...&#039;</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Paracetamol&amp;diff=20068&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-09-13T05:24:55Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;←Membuat halaman berisi &amp;#039;Paracetamol, yang juga dikenal dengan nama &lt;a href=&quot;/wiki/index.php?title=Asetaminofen&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1&quot; class=&quot;new&quot; title=&quot;Asetaminofen (halaman belum tersedia)&quot;&gt;asetaminofen&lt;/a&gt;, adalah obat yang digunakan secara luas sebagai &lt;a href=&quot;/wiki/index.php?title=Analgesik&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1&quot; class=&quot;new&quot; title=&quot;Analgesik (halaman belum tersedia)&quot;&gt;analgesik&lt;/a&gt; (pereda nyeri) dan &lt;a href=&quot;/wiki/index.php/Antipiretik&quot; title=&quot;Antipiretik&quot;&gt;antipiretik&lt;/a&gt; (penurun demam). Obat ini tersedia secara bebas di banyak negara dan dianggap aman bila digunakan sesuai dosis yang dianjurkan. Paracetamol sering digunakan untuk mengatasi nyeri ringan hingga sedang, seperti sakit kepala, nyeri otot, nyeri haid, sakit gigi, dan untuk menurunkan demam akibat infeksi. Meskipun...&amp;#039;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Paracetamol, yang juga dikenal dengan nama [[asetaminofen]], adalah obat yang digunakan secara luas sebagai [[analgesik]] (pereda nyeri) dan [[antipiretik]] (penurun demam). Obat ini tersedia secara bebas di banyak negara dan dianggap aman bila digunakan sesuai dosis yang dianjurkan. Paracetamol sering digunakan untuk mengatasi nyeri ringan hingga sedang, seperti sakit kepala, nyeri otot, nyeri haid, sakit gigi, dan untuk menurunkan demam akibat infeksi. Meskipun dianggap relatif aman, penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan [[kerusakan hati]] serius.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah ==&lt;br /&gt;
Paracetamol pertama kali disintesis pada akhir abad ke-19. Senyawa ini ditemukan sebagai metabolit aktif dari [[acetanilide]] dan [[phenacetin]], dua obat analgesik awal yang memiliki efek samping signifikan. Pada tahun 1950-an, paracetamol mulai dipasarkan secara luas sebagai alternatif yang lebih aman. Di Amerika Serikat, obat ini dikenal dengan nama generik acetaminophen dan dijual dengan berbagai merek dagang, seperti [[Tylenol]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Mekanisme Kerja ==&lt;br /&gt;
Mekanisme kerja paracetamol belum sepenuhnya dipahami. Berbeda dengan [[obat antiinflamasi nonsteroid]] (OAINS) seperti [[ibuprofen]], paracetamol tidak memiliki efek antiinflamasi yang kuat. Obat ini diyakini bekerja terutama di [[sistem saraf pusat]] dengan menghambat enzim [[siklooksigenase]] (COX), terutama varian COX-3, sehingga mengurangi sintesis [[prostaglandin]] yang memicu rasa nyeri dan demam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Indikasi Penggunaan ==&lt;br /&gt;
Paracetamol digunakan untuk mengatasi berbagai kondisi, antara lain:&lt;br /&gt;
# Nyeri kepala atau [[migrain]] ringan&lt;br /&gt;
# Nyeri otot atau nyeri sendi&lt;br /&gt;
# Demam akibat [[influenza]] atau infeksi lainnya&lt;br /&gt;
# Nyeri gigi&lt;br /&gt;
# Nyeri haid ([[dismenore]])&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Dosis dan Aturan Pakai ==&lt;br /&gt;
Dosis paracetamol bervariasi tergantung usia dan kondisi pasien. Untuk orang dewasa, dosis umum adalah 500 mg hingga 1.000 mg setiap 4–6 jam, tidak melebihi 4.000 mg dalam 24 jam. Pada anak-anak, dosis dihitung berdasarkan berat badan, umumnya 10–15 mg/kg setiap 4–6 jam. Penggunaan lebih dari dosis yang dianjurkan dapat menyebabkan [[overdosis]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Efek Samping ==&lt;br /&gt;
Paracetamol umumnya ditoleransi dengan baik bila digunakan sesuai petunjuk. Efek samping yang jarang terjadi meliputi reaksi [[alergi]] seperti ruam kulit, gatal, atau pembengkakan. Namun, overdosis paracetamol dapat menyebabkan kerusakan hati akut, yang berpotensi fatal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Toksisitas dan Overdosis ==&lt;br /&gt;
Overdosis paracetamol adalah salah satu penyebab paling umum [[gagal hati]] akut di berbagai negara. Gejala awal overdosis dapat meliputi mual, muntah, dan nyeri perut. Kerusakan hati biasanya terjadi dalam 24–72 jam setelah konsumsi dosis besar. Penanganan darurat meliputi pemberian [[N-asetilsistein]] (NAC) untuk mengurangi kerusakan hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Interaksi Obat ==&lt;br /&gt;
Paracetamol dapat berinteraksi dengan beberapa obat lain, termasuk:&lt;br /&gt;
# [[Warfarin]], yang dapat meningkatkan risiko perdarahan bila digunakan jangka panjang&lt;br /&gt;
# [[Rifampisin]] dan obat antituberkulosis lainnya, yang dapat meningkatkan risiko kerusakan hati&lt;br /&gt;
# [[Alkohol]], yang memperbesar peluang hepatotoksisitas&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Keamanan pada Kehamilan dan Menyusui ==&lt;br /&gt;
Paracetamol umumnya dianggap aman digunakan pada [[kehamilan]] dan [[menyusui]] jika sesuai dosis. Banyak studi menunjukkan tidak ada peningkatan risiko cacat lahir bila digunakan secara moderat. Namun, penggunaan jangka panjang atau dosis tinggi selama kehamilan masih memerlukan pertimbangan medis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Perbandingan dengan Obat Lain ==&lt;br /&gt;
Dibandingkan dengan OAINS seperti [[aspirin]] atau ibuprofen, paracetamol lebih aman bagi pasien dengan masalah [[lambung]] atau gangguan pembekuan darah. Namun, paracetamol tidak memiliki efek antiinflamasi yang signifikan, sehingga kurang efektif untuk kondisi yang disertai peradangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Bentuk dan Ketersediaan ==&lt;br /&gt;
Paracetamol tersedia dalam berbagai bentuk sediaan, antara lain:&lt;br /&gt;
# Tablet dan kapsul&lt;br /&gt;
# Sirup atau suspensi untuk anak-anak&lt;br /&gt;
# Supositoria untuk penggunaan rektal&lt;br /&gt;
# Intravena untuk penggunaan di rumah sakit&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Regulasi dan Status Hukum ==&lt;br /&gt;
Di banyak negara, paracetamol tersedia sebagai obat bebas yang dapat dibeli tanpa [[resep dokter]]. Namun, beberapa negara menerapkan pembatasan jumlah yang dapat dibeli sekaligus untuk mencegah risiko overdosis. Organisasi kesehatan seperti [[WHO]] memasukkan paracetamol dalam [[Daftar Obat Esensial WHO]] karena keamanannya dan efektivitasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penelitian Terkini ==&lt;br /&gt;
Penelitian terbaru mengeksplorasi kemungkinan efek paracetamol pada suasana hati dan perilaku sosial, meskipun temuan ini masih kontroversial. Selain itu, studi mengenai kombinasi paracetamol dengan obat lain seperti [[kodein]] menunjukkan efektivitas yang lebih tinggi untuk nyeri sedang hingga berat, tetapi juga meningkatkan risiko efek samping.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>