<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Otentikasi_Dua_Faktor</id>
	<title>Otentikasi Dua Faktor - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Otentikasi_Dua_Faktor"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Otentikasi_Dua_Faktor&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-21T19:16:50Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Otentikasi_Dua_Faktor&amp;diff=8565&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Otentikasi_Dua_Faktor&amp;diff=8565&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-27T02:41:48Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Otentikasi dua faktor adalah metode keamanan yang menggabungkan dua jenis bukti identitas saat mengakses akun atau layanan digital. Selain kata sandi, otentikasi dua faktor biasanya melibatkan kode sekali pakai, sidik jari, atau perangkat tambahan. Metode ini dianggap lebih aman dibandingkan hanya menggunakan kata sandi saja.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Kerja Otentikasi Dua Faktor ==&lt;br /&gt;
Dalam sistem ini, pengguna pertama-tama memasukkan [[kata sandi]] mereka. Setelah itu, sistem akan meminta bukti tambahan, seperti kode yang dikirim melalui [[SMS]], aplikasi autentikator, atau penggunaan [[biometrik]]. Dengan adanya dua lapisan ini, risiko akses tidak sah dapat diminimalisasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Keunggulan Dibandingkan Kata Sandi Saja ==&lt;br /&gt;
Otentikasi dua faktor efektif dalam mengurangi serangan [[phishing]] dan [[pencurian identitas]]. Walaupun kata sandi pengguna diketahui oleh pihak ketiga, tanpa faktor kedua, pelaku tetap tidak dapat mengakses akun tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Implementasi dalam Berbagai Layanan ==&lt;br /&gt;
Banyak layanan populer seperti [[Google]], [[Facebook]], dan [[WhatsApp]] telah menerapkan otentikasi dua faktor untuk melindungi akun pengguna. Penggunaan metode ini sangat disarankan terutama untuk akun yang menyimpan informasi sensitif.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>