<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Orangutan_Kalimantan</id>
	<title>Orangutan Kalimantan - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Orangutan_Kalimantan"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Orangutan_Kalimantan&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-22T13:56:02Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Orangutan_Kalimantan&amp;diff=6307&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Orangutan_Kalimantan&amp;diff=6307&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-26T21:12:00Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Orangutan Kalimantan adalah primata besar yang berasal dari pulau [[Kalimantan]]. Hewan ini dikenal dengan kecerdasannya serta kebiasaannya hidup di pepohonan hutan hujan tropis. Orangutan Kalimantan merupakan salah satu spesies [[orangutan]] yang terancam punah akibat kehilangan habitat dan perburuan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Morfologi ==&lt;br /&gt;
Orangutan Kalimantan (&amp;#039;&amp;#039;Pongo pygmaeus&amp;#039;&amp;#039;) memiliki tubuh yang besar dengan rambut cokelat kemerahan yang panjang. Lengan mereka sangat panjang dan kuat, memungkinkan mereka untuk berpindah dari satu pohon ke pohon lain dengan mudah. Jantan dewasa memiliki bantalan pipi yang besar dan suara panggilan khas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Habitat dan Kebiasaan ==&lt;br /&gt;
Orangutan Kalimantan mendiami [[hutan hujan tropis]] dan rawa gambut di Kalimantan. Mereka menghabiskan sebagian besar hidupnya di atas pohon dan memakan buah-buahan, daun, serta serangga. Orangutan termasuk hewan soliter, kecuali induk dan anaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Ancaman dan Konservasi ==&lt;br /&gt;
Populasi orangutan Kalimantan menurun akibat [[deforestasi]], [[perkebunan kelapa sawit]], dan perburuan. Berbagai upaya konservasi dilakukan melalui perlindungan kawasan hutan dan rehabilitasi orangutan yang diselamatkan dari perdagangan ilegal.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>