<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Metilasi_DNA_dan_Silencing_Gen</id>
	<title>Metilasi DNA dan Silencing Gen - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Metilasi_DNA_dan_Silencing_Gen"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Metilasi_DNA_dan_Silencing_Gen&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-21T12:22:56Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Metilasi_DNA_dan_Silencing_Gen&amp;diff=5645&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Metilasi_DNA_dan_Silencing_Gen&amp;diff=5645&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-26T20:56:05Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Metilasi DNA merupakan salah satu mekanisme epigenetik yang berperan penting dalam silencing gen. Proses ini melibatkan penambahan gugus metil pada basa [[sitosin]] di dalam [[DNA]], sehingga mengubah struktur dan aktivitas gen tanpa mengubah urutan nukleotida. Metilasi DNA banyak ditemukan pada organisme eukariotik dan berperan dalam regulasi ekspresi gen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Proses Metilasi DNA ==&lt;br /&gt;
Metilasi DNA terjadi terutama pada daerah yang kaya akan [[CpG island]], yaitu wilayah dengan banyak pasangan basa sitosin dan guanin. Enzim [[DNA metiltransferase]] bertanggung jawab untuk menambahkan gugus metil pada sitosin, yang menyebabkan gen menjadi tidak aktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Dampak Metilasi Terhadap Ekspresi Gen ==&lt;br /&gt;
Gen yang mengalami metilasi pada daerah promotornya biasanya tidak dapat diekspresikan karena faktor transkripsi tidak dapat berikatan. Fenomena ini penting dalam proses diferensiasi sel dan inaktivasi kromosom X pada mamalia betina.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Hubungan dengan Penyakit ==&lt;br /&gt;
Perubahan pola metilasi DNA sering dikaitkan dengan berbagai [[penyakit]], termasuk kanker dan gangguan perkembangan. Penelitian mengenai metilasi DNA memberikan wawasan tentang mekanisme penyakit dan potensi pengembangan terapi epigenetik.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>