<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Lemak_Jenuh</id>
	<title>Lemak Jenuh - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Lemak_Jenuh"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Lemak_Jenuh&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-22T03:22:17Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Lemak_Jenuh&amp;diff=3176&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Lemak_Jenuh&amp;diff=3176&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-26T01:47:46Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Lemak jenuh merupakan salah satu jenis [[lemak]] yang banyak ditemukan pada produk hewani seperti daging merah, mentega, dan keju. Lemak ini juga terdapat pada beberapa minyak nabati, seperti minyak kelapa dan minyak sawit. Konsumsi lemak jenuh dalam jumlah berlebihan telah dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber Lemak Jenuh ==&lt;br /&gt;
Sumber utama lemak jenuh antara lain daging sapi, domba, susu penuh lemak, keju, serta makanan olahan seperti kue dan biskuit. Minyak nabati seperti minyak kelapa sawit juga mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Dampak Bagi Kesehatan ==&lt;br /&gt;
Mengonsumsi lemak jenuh secara berlebihan dapat meningkatkan kadar [[kolesterol]] LDL dalam darah yang berujung pada peningkatan risiko [[penyakit jantung koroner]]. Oleh karena itu, banyak ahli gizi menganjurkan untuk membatasi asupan lemak jenuh dan menggantinya dengan [[lemak tak jenuh]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Rekomendasi Konsumsi ==&lt;br /&gt;
Organisasi kesehatan seperti [[WHO]] menyarankan agar asupan lemak jenuh tidak melebihi 10% dari total kebutuhan energi harian. Mengganti lemak jenuh dengan lemak tak jenuh dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan menurunkan risiko penyakit kronis.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>