<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Korelasi</id>
	<title>Korelasi - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Korelasi"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Korelasi&amp;action=history"/>
	<updated>2026-05-23T15:27:09Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Korelasi&amp;diff=22295&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Korelasi&amp;diff=22295&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-11-08T23:45:19Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Korelasi&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah ukuran statistik yang menunjukkan kekuatan dan arah hubungan linier antara dua variabel. Korelasi merupakan konsep penting dalam [[statistik]] inferensial dan [[analisis data]] karena membantu mengidentifikasi keterkaitan antara variabel tanpa menyiratkan hubungan sebab-akibat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Konsep Dasar ==&lt;br /&gt;
Korelasi diukur dengan &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;koefisien korelasi&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;, yang nilainya berkisar antara -1 dan 1. Nilai +1 menunjukkan hubungan linier positif sempurna, nilai -1 menunjukkan hubungan linier negatif sempurna, dan nilai 0 menunjukkan tidak adanya hubungan linier.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jenis Korelasi ==&lt;br /&gt;
# Korelasi [[Pearson]]: mengukur hubungan linier antara dua variabel interval atau rasio.&lt;br /&gt;
# Korelasi [[Spearman]]: mengukur hubungan monotonic antara dua variabel ordinal atau data yang tidak memenuhi asumsi Pearson.&lt;br /&gt;
# Korelasi Kendall: mengukur kesesuaian peringkat antara dua variabel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Rumus Koefisien Korelasi Pearson ==&lt;br /&gt;
Koefisien korelasi Pearson dihitung dengan rumus:&lt;br /&gt;
&amp;lt;math&amp;gt;r = \frac{\sum (X_i - \bar{X})(Y_i - \bar{Y})}{\sqrt{\sum (X_i - \bar{X})^2 \sum (Y_i - \bar{Y})^2}}&amp;lt;/math&amp;gt;&lt;br /&gt;
Di mana X dan Y adalah variabel yang dikorelasikan, \bar{X} dan \bar{Y} adalah rata-rata masing-masing variabel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Interpretasi Nilai Korelasi ==&lt;br /&gt;
Nilai korelasi yang mendekati +1 atau -1 menunjukkan hubungan yang kuat, sedangkan nilai mendekati 0 menunjukkan hubungan yang lemah. Interpretasi juga harus mempertimbangkan konteks dan ukuran sampel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Signifikansi Korelasi ==&lt;br /&gt;
Uji signifikansi korelasi dilakukan untuk menentukan apakah nilai korelasi yang diperoleh berbeda secara signifikan dari nol. Hal ini biasanya menggunakan uji t dengan rumus:&lt;br /&gt;
&amp;lt;math&amp;gt;t = r\sqrt{\frac{n-2}{1-r^2}}&amp;lt;/math&amp;gt;&lt;br /&gt;
Di mana n adalah ukuran sampel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Faktor yang Mempengaruhi Korelasi ==&lt;br /&gt;
Korelasi dapat dipengaruhi oleh [[pencilan]], distribusi data, dan hubungan nonlinier. Oleh karena itu, analisis korelasi sebaiknya dilengkapi dengan visualisasi seperti [[diagram pencar]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Aplikasi Korelasi ==&lt;br /&gt;
Korelasi digunakan dalam berbagai bidang, seperti psikologi untuk mengukur hubungan antara tingkat stres dan kesehatan mental, ekonomi untuk mengukur hubungan antara inflasi dan tingkat pengangguran, dan ilmu lingkungan untuk mengukur hubungan antara curah hujan dan tingkat pertumbuhan tanaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Perbedaan Korelasi dan Kausalitas ==&lt;br /&gt;
Penting untuk membedakan antara korelasi dan [[kausalitas]]. Korelasi hanya menunjukkan adanya hubungan, sementara kausalitas menunjukkan bahwa satu variabel mempengaruhi variabel lainnya. Kesalahan umum adalah menganggap korelasi sebagai bukti kausalitas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penggunaan Lanjut ==&lt;br /&gt;
Korelasi juga digunakan sebagai dasar untuk teknik statistik lain seperti [[analisis regresi]], [[analisis faktor]], dan [[principal component analysis]] (PCA). Teknik-teknik ini memanfaatkan informasi hubungan antarvariabel untuk model yang lebih kompleks.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>