<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Kloning</id>
	<title>Kloning - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Kloning"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Kloning&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-20T06:33:46Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Kloning&amp;diff=6439&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Kloning&amp;diff=6439&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-26T21:14:15Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Kloning adalah proses menghasilkan individu yang secara genetik identik dengan induknya. Teknik ini telah menjadi topik penting dalam bidang [[bioteknologi]], [[genetika]], dan [[biologi modern]]. Kloning dapat terjadi secara alami maupun buatan, dan telah memberikan dampak besar pada penelitian medis, pertanian, serta etika sains.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah Kloning ==&lt;br /&gt;
Konsep kloning pertama kali diperkenalkan pada awal abad ke-20, namun baru benar-benar berkembang seiring kemajuan penelitian sel dan DNA. Salah satu tonggak penting dalam sejarah kloning adalah kelahiran [[Domba Dolly]] pada tahun 1996, yang menjadi mamalia pertama hasil kloning dari sel dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jenis-Jenis Kloning ==&lt;br /&gt;
Terdapat beberapa jenis kloning, seperti kloning gen, kloning reproduktif, dan kloning terapeutik. Kloning gen berfokus pada penggandaan [[DNA]] tertentu, sedangkan kloning reproduktif bertujuan menghasilkan organisme utuh. Kloning terapeutik biasanya digunakan untuk memperoleh [[sel punca]] guna terapi medis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kontroversi dan Etika ==&lt;br /&gt;
Kloning memicu banyak perdebatan di kalangan ilmuwan, agamawan, dan masyarakat umum. Isu utama meliputi hak asasi makhluk hidup, potensi penyalahgunaan teknologi, serta dampaknya terhadap [[keanekaragaman hayati]]. Oleh karena itu, banyak negara memberlakukan regulasi ketat terkait kloning.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>