<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Kelebihan_dan_Kekurangan_Q-Learning</id>
	<title>Kelebihan dan Kekurangan Q-Learning - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Kelebihan_dan_Kekurangan_Q-Learning"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Kelebihan_dan_Kekurangan_Q-Learning&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-21T12:53:46Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Kelebihan_dan_Kekurangan_Q-Learning&amp;diff=13090&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Kelebihan_dan_Kekurangan_Q-Learning&amp;diff=13090&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-30T05:23:59Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Q-Learning merupakan algoritma yang sangat populer berkat kemampuannya untuk belajar tanpa model lingkungan. Namun, seperti halnya algoritma lain dalam [[machine learning]], Q-Learning memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum digunakan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kelebihan Q-Learning ==&lt;br /&gt;
Kelebihan utama Q-Learning adalah sifatnya yang model-free, sehingga dapat digunakan pada lingkungan yang tidak diketahui. Algoritma ini juga terbukti konvergen pada kebijakan optimal di bawah syarat tertentu dan dapat diadaptasi untuk berbagai aplikasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kekurangan Q-Learning ==&lt;br /&gt;
Salah satu kekurangan Q-Learning adalah kebutuhan memori yang besar untuk menyimpan tabel Q pada lingkungan dengan ruang keadaan-aksi yang luas. Q-Learning juga lambat jika diterapkan pada sistem dengan keadaan dan aksi yang sangat banyak, sehingga membutuhkan modifikasi seperti [[aproksimasi fungsi]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Solusi atas Keterbatasan ==&lt;br /&gt;
Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, para peneliti mengembangkan variasi Q-Learning seperti [[Deep Q-Network]] dan algoritma lain yang menggunakan jaringan saraf untuk mendekati fungsi Q.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>