<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Kalsitonin</id>
	<title>Kalsitonin - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Kalsitonin"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Kalsitonin&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-22T13:03:53Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Kalsitonin&amp;diff=19550&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Created page with &quot;&#039;&#039;&#039;Kalsitonin&#039;&#039;&#039; adalah hormon peptida yang diproduksi terutama oleh sel parafolikular (sel C) di kelenjar tiroid pada vertebrata. Hormon ini berperan penting dalam pengaturan kadar kalsium dan fosfat dalam darah dengan menurunkan konsentrasi kalsium jika berada di atas batas normal. Kalsitonin bekerja secara antagonis terhadap hormon paratiroid (PTH) yang meningkatkan kadar kalsium darah. Pada manusia, fungsi kalsitonin tidak sepenting pada b...&quot;</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Kalsitonin&amp;diff=19550&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-08-12T05:00:27Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Created page with &amp;quot;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Kalsitonin&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah &lt;a href=&quot;/wiki/index.php/Hormon&quot; title=&quot;Hormon&quot;&gt;hormon&lt;/a&gt; peptida yang diproduksi terutama oleh sel parafolikular (sel C) di &lt;a href=&quot;/wiki/index.php/Kelenjar_tiroid&quot; title=&quot;Kelenjar tiroid&quot;&gt;kelenjar tiroid&lt;/a&gt; pada &lt;a href=&quot;/wiki/index.php/Vertebrata&quot; title=&quot;Vertebrata&quot;&gt;vertebrata&lt;/a&gt;. Hormon ini berperan penting dalam pengaturan kadar &lt;a href=&quot;/wiki/index.php/Kalsium&quot; title=&quot;Kalsium&quot;&gt;kalsium&lt;/a&gt; dan &lt;a href=&quot;/wiki/index.php/Fosfat&quot; title=&quot;Fosfat&quot;&gt;fosfat&lt;/a&gt; dalam &lt;a href=&quot;/wiki/index.php/Darah&quot; title=&quot;Darah&quot;&gt;darah&lt;/a&gt; dengan menurunkan konsentrasi kalsium jika berada di atas batas normal. Kalsitonin bekerja secara antagonis terhadap &lt;a href=&quot;/wiki/index.php?title=Hormon_paratiroid&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1&quot; class=&quot;new&quot; title=&quot;Hormon paratiroid (halaman belum tersedia)&quot;&gt;hormon paratiroid&lt;/a&gt; (PTH) yang meningkatkan kadar kalsium darah. Pada manusia, fungsi kalsitonin tidak sepenting pada b...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Kalsitonin&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah [[hormon]] peptida yang diproduksi terutama oleh sel parafolikular (sel C) di [[kelenjar tiroid]] pada [[vertebrata]]. Hormon ini berperan penting dalam pengaturan kadar [[kalsium]] dan [[fosfat]] dalam [[darah]] dengan menurunkan konsentrasi kalsium jika berada di atas batas normal. Kalsitonin bekerja secara antagonis terhadap [[hormon paratiroid]] (PTH) yang meningkatkan kadar kalsium darah. Pada manusia, fungsi kalsitonin tidak sepenting pada beberapa [[hewan]], tetapi tetap digunakan sebagai penanda klinis dalam diagnosis penyakit tertentu.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah Penemuan ==&lt;br /&gt;
Kalsitonin pertama kali diidentifikasi pada tahun 1962 oleh Copp dan Cheney saat meneliti mekanisme pengaturan kalsium dalam tubuh. Awalnya, mereka mengira hormon ini diproduksi oleh [[kelenjar paratiroid]], namun penelitian selanjutnya menunjukkan bahwa sumber utamanya adalah sel C di kelenjar tiroid. Penemuan ini menjadi titik awal pemahaman tentang peran hormon dalam homeostasis mineral.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Struktur dan Sintesis ==&lt;br /&gt;
Kalsitonin merupakan [[polipeptida]] yang terdiri dari 32 [[asam amino]] dengan ikatan disulfida yang membentuk struktur cincin penting untuk aktivitas biologisnya. Sintesis kalsitonin terjadi di dalam retikulum endoplasma sel C, kemudian diproses di [[aparatus Golgi]] sebelum disekresikan ke dalam aliran darah. Kadar kalsitonin dalam plasma dapat meningkat sebagai respons terhadap peningkatan kadar kalsium darah.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Mekanisme Kerja ==&lt;br /&gt;
Hormon ini menurunkan kadar kalsium darah dengan menghambat aktivitas [[osteoklas]] dalam [[tulang]], sehingga mengurangi proses [[resorpsi tulang]]. Selain itu, kalsitonin meningkatkan ekskresi kalsium dan fosfat melalui [[ginjal]]. Efek ini membantu mencegah [[hiperkalsemia]] dan mempertahankan keseimbangan mineral.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Regulasi Sekresi ==&lt;br /&gt;
Sekresi kalsitonin terutama diatur oleh kadar kalsium dalam darah. Jika kalsium meningkat, sel C akan melepaskan kalsitonin untuk menurunkannya. Faktor lain yang dapat memengaruhi sekresi meliputi:&lt;br /&gt;
# Peningkatan kadar [[gastrin]] dalam darah.&lt;br /&gt;
# Aktivasi saraf tertentu dari [[sistem saraf otonom]].&lt;br /&gt;
# Paparan terhadap beberapa [[hormon]] gastrointestinal.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Peran Fisiologis ==&lt;br /&gt;
Pada manusia dewasa, peran kalsitonin tidak sepenting PTH atau [[vitamin D]] dalam pengaturan kalsium, tetapi hormon ini tetap berkontribusi pada:&lt;br /&gt;
# Pencegahan peningkatan kalsium darah secara tiba-tiba.&lt;br /&gt;
# Perlindungan tulang dari kerusakan akibat resorpsi berlebih.&lt;br /&gt;
# Regulasi metabolisme mineral pada kehamilan dan menyusui.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kalsitonin pada Hewan ==&lt;br /&gt;
Pada beberapa spesies [[ikan]] dan [[burung]], kalsitonin memiliki peran lebih besar dalam regulasi kalsium dibandingkan pada manusia. Pada ikan laut, misalnya, kalsitonin membantu mengatur kalsium yang diperoleh dari air laut. Perbedaan peran ini menunjukkan adanya variasi fisiologis antar spesies.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kalsitonin Sintetis ==&lt;br /&gt;
Kalsitonin sintetis telah dikembangkan untuk tujuan medis, salah satunya berasal dari [[ikan salmon]] yang memiliki potensi biologis lebih tinggi dan waktu paruh lebih panjang dibandingkan kalsitonin manusia. Obat ini digunakan dalam bentuk injeksi atau semprotan hidung untuk mengobati penyakit tulang.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Aplikasi Klinis ==&lt;br /&gt;
Kalsitonin digunakan dalam terapi beberapa kondisi medis, seperti:&lt;br /&gt;
# [[Osteoporosis]] pascamenopause.&lt;br /&gt;
# [[Penyakit Paget]] pada tulang.&lt;br /&gt;
# Hiperkalsemia akibat kanker.&lt;br /&gt;
Selain itu, pengukuran kadar kalsitonin dalam darah dapat membantu mendiagnosis [[karsinoma meduler tiroid]].  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pemeriksaan Laboratorium ==&lt;br /&gt;
Pengukuran kalsitonin biasanya dilakukan dengan metode [[immunoassay]] sensitif. Pemeriksaan ini sering dilakukan pada pasien dengan nodul tiroid untuk mendeteksi kemungkinan kanker meduler tiroid. Nilai normal bervariasi tergantung usia, jenis kelamin, dan metode pengukuran.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Hubungan dengan Penyakit ==&lt;br /&gt;
Kadar kalsitonin yang sangat tinggi sering ditemukan pada pasien dengan karsinoma meduler tiroid, suatu tumor ganas yang berasal dari sel C. Sebaliknya, kadar rendah kalsitonin jarang memiliki implikasi klinis yang signifikan. Beberapa gangguan lain, seperti [[hiperplasia]] sel C, juga dapat meningkatkan kadar hormon ini.  &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penelitian Terbaru ==&lt;br /&gt;
Penelitian terkini mengeksplorasi potensi kalsitonin dalam pengobatan nyeri kronis, terutama pada pasien dengan [[osteoporosis]] atau fraktur tulang belakang. Selain itu, modifikasi struktur kalsitonin sedang dikembangkan untuk meningkatkan efektivitas dan mengurangi efek samping. Studi juga meneliti perannya dalam metabolisme energi dan interaksinya dengan sistem saraf pusat.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>