<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Inferensi_Deduktif</id>
	<title>Inferensi Deduktif - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Inferensi_Deduktif"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Inferensi_Deduktif&amp;action=history"/>
	<updated>2026-05-25T22:15:15Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Inferensi_Deduktif&amp;diff=8104&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Inferensi_Deduktif&amp;diff=8104&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-27T01:24:17Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Inferensi deduktif adalah proses penarikan [[kesimpulan]] yang didasarkan pada aturan logika dari premis-premis yang diketahui kebenarannya. Inferensi ini menghasilkan kesimpulan yang pasti, asalkan premis-premis yang digunakan juga benar. Dalam banyak kasus, inferensi deduktif menjadi landasan dari [[logika formal]] dan sistem pembuktian matematika.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Ciri-Ciri Inferensi Deduktif ==&lt;br /&gt;
Ciri utama dari inferensi deduktif adalah sifatnya yang pasti dan tidak terbantahkan selama premisnya sahih. Contohnya, jika semua manusia adalah makhluk hidup dan Siti adalah manusia, maka inferensi deduktif menyimpulkan bahwa Siti adalah makhluk hidup.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Contoh Penggunaan ==&lt;br /&gt;
Inferensi deduktif banyak digunakan dalam [[matematika]], [[ilmu komputer]], dan [[filsafat]]. Dalam matematika, misalnya, pembuktian teorema sering kali menggunakan inferensi deduktif untuk memastikan kebenaran suatu pernyataan berdasarkan aksioma dan dalil yang telah diterima.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Keterbatasan Inferensi Deduktif ==&lt;br /&gt;
Meskipun sangat kuat, inferensi deduktif memiliki keterbatasan, yaitu hanya menghasilkan pengetahuan baru dari informasi yang sudah termuat dalam premis. Oleh karena itu, deduksi tidak bisa digunakan untuk menemukan pengetahuan baru yang benar-benar orisinal, melainkan hanya mengelaborasi pengetahuan yang telah ada.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>