<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Infeksi_Nosokomial</id>
	<title>Infeksi Nosokomial - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Infeksi_Nosokomial"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Infeksi_Nosokomial&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-21T19:23:26Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Infeksi_Nosokomial&amp;diff=15339&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Infeksi_Nosokomial&amp;diff=15339&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-30T19:46:50Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Infeksi nosokomial adalah infeksi yang didapatkan seseorang saat menjalani perawatan di fasilitas kesehatan, seperti [[rumah sakit]]. Infeksi ini biasanya muncul 48 jam atau lebih setelah pasien dirawat, dan bukan merupakan infeksi yang sudah ada sebelum masuk rumah sakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penyebab dan Faktor Risiko ==&lt;br /&gt;
Penyebab utama infeksi nosokomial adalah bakteri, virus, atau jamur yang ada di lingkungan rumah sakit. Faktor risiko meliputi penggunaan alat medis invasif seperti [[kateter]], sistem imun lemah, serta lamanya perawatan di rumah sakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jenis Infeksi ==&lt;br /&gt;
Jenis infeksi nosokomial yang umum terjadi antara lain [[infeksi saluran kemih]], [[pneumonia]] terkait ventilator, dan infeksi luka operasi. Infeksi ini dapat meningkatkan morbiditas, mortalitas, serta biaya perawatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pencegahan ==&lt;br /&gt;
Pencegahan infeksi nosokomial dilakukan dengan penerapan [[protokol kebersihan]] yang ketat, penggunaan alat medis sekali pakai, sterilisasi alat, serta pelatihan tenaga medis untuk menerapkan praktik kebersihan tangan.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>