<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Hukum_Mendel_pada_Persilangan_Monohibrid</id>
	<title>Hukum Mendel pada Persilangan Monohibrid - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Hukum_Mendel_pada_Persilangan_Monohibrid"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Hukum_Mendel_pada_Persilangan_Monohibrid&amp;action=history"/>
	<updated>2026-05-23T10:08:12Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Hukum_Mendel_pada_Persilangan_Monohibrid&amp;diff=13983&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Hukum_Mendel_pada_Persilangan_Monohibrid&amp;diff=13983&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-30T10:25:31Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Hukum Mendel merupakan dasar dari ilmu [[genetika]] klasik dan sangat berkaitan erat dengan persilangan monohibrid. Hukum ini ditemukan oleh Gregor Mendel melalui serangkaian eksperimen pada tanaman ercis yang hanya melibatkan satu sifat tunggal dalam persilangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Hukum Segregasi ==&lt;br /&gt;
Hukum segregasi atau hukum pemisahan alel menyatakan bahwa setiap individu memiliki dua alel untuk setiap sifat, dan alel ini akan terpisah saat pembentukan gamet. Persilangan monohibrid membuktikan bahwa keturunan menerima satu alel dari masing-masing induk.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Implementasi Hukum Segregasi ==&lt;br /&gt;
Pada persilangan antara individu homozigot dominan dan resesif, semua keturunan F1 akan bersifat heterozigot dan menampilkan sifat dominan. Namun, pada F2, muncul kembali sifat resesif dengan rasio 3:1. Hal ini sejalan dengan hukum segregasi Mendel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kontribusi pada Ilmu Pengetahuan ==&lt;br /&gt;
Hukum Mendel pada persilangan monohibrid menjadi dasar dalam studi [[hereditas]] dan telah membantu ilmuwan memahami mekanisme pewarisan sifat genetik pada makhluk hidup.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>