<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Hukum_Kekekalan_Momentum</id>
	<title>Hukum Kekekalan Momentum - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Hukum_Kekekalan_Momentum"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Hukum_Kekekalan_Momentum&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-22T20:15:22Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Hukum_Kekekalan_Momentum&amp;diff=21449&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Hukum_Kekekalan_Momentum&amp;diff=21449&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-10-29T00:02:19Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Hukum kekekalan momentum&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah prinsip fundamental dalam [[mekanika]] yang menyatakan bahwa total [[momentum]] suatu sistem tertutup tidak berubah, kecuali jika ada gaya eksternal yang bekerja pada sistem tersebut. Momentum adalah hasil kali massa suatu benda dengan kecepatan vektornya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pengertian Momentum ==&lt;br /&gt;
Momentum (&amp;#039;&amp;#039;p&amp;#039;&amp;#039;) didefinisikan sebagai:&lt;br /&gt;
&amp;lt;math&amp;gt;\mathbf{p} = m \mathbf{v}&amp;lt;/math&amp;gt;,&lt;br /&gt;
dengan m adalah massa dan \(\mathbf{v}\) adalah [[kecepatan]]. Momentum merupakan besaran vektor, sehingga memiliki arah dan besar. Satuan momentum dalam [[SI]] adalah kg·m/s.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pernyataan Hukum Kekekalan Momentum ==&lt;br /&gt;
Hukum ini menyatakan bahwa dalam sistem tertutup (tanpa gaya eksternal), jumlah momentum sebelum dan sesudah suatu peristiwa, seperti tumbukan, adalah sama:&lt;br /&gt;
&amp;lt;math&amp;gt;\sum \mathbf{p}_{sebelum} = \sum \mathbf{p}_{sesudah}&amp;lt;/math&amp;gt;.&lt;br /&gt;
Prinsip ini berlaku baik untuk momentum linear maupun [[momentum sudut]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jenis-jenis Tumbukan ==&lt;br /&gt;
# Tumbukan lenting sempurna (energi kinetik total kekal)&lt;br /&gt;
# Tumbukan lenting sebagian&lt;br /&gt;
# Tumbukan tidak lenting sama sekali (energi kinetik tidak kekal, benda menyatu)&lt;br /&gt;
# Tumbukan dua dimensi&lt;br /&gt;
# Tumbukan tiga dimensi&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Contoh Penerapan ==&lt;br /&gt;
Dalam permainan [[biliar]], ketika bola putih menumbuk bola lainnya, momentum total sistem bola sebelum dan sesudah tumbukan tetap sama jika diabaikan gesekan meja. Prinsip ini juga berlaku pada interaksi partikel subatom di [[fisika partikel]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Hubungan dengan Hukum Newton ==&lt;br /&gt;
Hukum kekekalan momentum dapat diturunkan dari [[Hukum II Newton]] dan [[Hukum III Newton]]. Gaya internal dalam sistem saling menghilangkan, sehingga perubahan momentum total hanya disebabkan oleh gaya eksternal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Aspek Matematika ==&lt;br /&gt;
Dalam sistem dua benda, hukum kekekalan momentum dapat ditulis sebagai:&lt;br /&gt;
&amp;lt;math&amp;gt;m_1 v_{1i} + m_2 v_{2i} = m_1 v_{1f} + m_2 v_{2f}&amp;lt;/math&amp;gt;,&lt;br /&gt;
dengan indeks i menunjukkan keadaan awal dan f menunjukkan keadaan akhir. Persamaan ini sering digunakan dalam analisis tumbukan elastis dan inelastis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sejarah dan Pengembangan ==&lt;br /&gt;
Konsep momentum telah dikenal sejak zaman [[Galileo Galilei]] dan kemudian diformalkan oleh [[Isaac Newton]] dalam &amp;#039;&amp;#039;Philosophiæ Naturalis Principia Mathematica&amp;#039;&amp;#039;. Seiring waktu, konsep ini dikembangkan dalam kerangka [[mekanika kuantum]] dan [[relativitas]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pentingnya dalam Fisika Modern ==&lt;br /&gt;
Hukum kekekalan momentum digunakan dalam berbagai bidang seperti [[astronomi]] untuk mempelajari gerak planet, [[rekayasa]] untuk analisis sistem mekanis, serta [[fisika nuklir]] untuk memahami reaksi inti. Prinsip ini juga penting dalam perancangan sistem propulsi roket, di mana momentum gas buang menghasilkan gerakan maju.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Fenomena Khusus ==&lt;br /&gt;
Dalam [[mekanika relativistik]], momentum didefinisikan dengan mempertimbangkan faktor [[Lorentz]]: &amp;lt;math&amp;gt;\mathbf{p} = \gamma m \mathbf{v}&amp;lt;/math&amp;gt;, dengan \(\gamma\) adalah faktor relativistik. Hal ini memastikan bahwa hukum kekekalan momentum tetap berlaku bahkan pada kecepatan mendekati [[kecepatan cahaya]].&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>