<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Homoeostasis_pada_Hewan</id>
	<title>Homoeostasis pada Hewan - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Homoeostasis_pada_Hewan"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Homoeostasis_pada_Hewan&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-21T19:46:35Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Homoeostasis_pada_Hewan&amp;diff=5216&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Homoeostasis_pada_Hewan&amp;diff=5216&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-26T09:43:03Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Homoeostasis adalah kemampuan hewan untuk mempertahankan kestabilan kondisi internal tubuh meskipun terjadi perubahan di lingkungan eksternal. Proses ini sangat penting agar fungsi-fungsi fisiologis tubuh dapat berjalan optimal. Homoeostasis melibatkan berbagai sistem organ dan mekanisme pengaturan yang kompleks.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Mekanisme Homoeostasis ==&lt;br /&gt;
Berbagai sistem tubuh, seperti [[sistem saraf]], [[sistem endokrin]], dan [[sistem ekskresi]], bekerja sama menjaga keseimbangan suhu, pH, kadar air, dan konsentrasi ion dalam tubuh. Mekanisme umpan balik negatif umumnya mendominasi pengaturan homoeostasis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Contoh Homoeostasis ==&lt;br /&gt;
Contoh paling umum adalah pengaturan suhu tubuh pada [[mamalia]] melalui proses [[termoregulasi]]. Selain itu, pengaturan kadar [[glukosa darah]] dan keseimbangan cairan oleh ginjal juga merupakan bagian dari mekanisme homoeostasis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Gangguan Homoeostasis ==&lt;br /&gt;
Jika homoeostasis terganggu, maka tubuh hewan dapat mengalami disfungsi fisiologis yang berbahaya. Gangguan ini dapat disebabkan oleh faktor lingkungan, penyakit, atau mutasi genetik. Oleh karena itu, kemampuan mempertahankan homoeostasis sangat penting untuk kelangsungan hidup hewan.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>