<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Herbisida_Alami_dari_Ekstrak_Jengkol</id>
	<title>Herbisida Alami dari Ekstrak Jengkol - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Herbisida_Alami_dari_Ekstrak_Jengkol"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Herbisida_Alami_dari_Ekstrak_Jengkol&amp;action=history"/>
	<updated>2026-05-23T01:32:58Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Herbisida_Alami_dari_Ekstrak_Jengkol&amp;diff=13239&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Herbisida_Alami_dari_Ekstrak_Jengkol&amp;diff=13239&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-30T05:30:58Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Ekstrak buah [[jengkol]] (Archidendron pauciflorum) merupakan salah satu inovasi dalam pengembangan herbisida alami di Indonesia. Jengkol mengandung senyawa-senyawa aktif seperti alkaloid dan tanin yang diketahui mampu menghambat pertumbuhan [[gulma]]. Penggunaan ekstrak jengkol sebagai herbisida alami menjadi salah satu solusi ramah lingkungan dalam pengelolaan lahan pertanian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kandungan Senyawa Aktif ==&lt;br /&gt;
Jengkol memiliki kandungan senyawa fitotoksik yang dapat mempengaruhi proses fisiologis tanaman gulma. Senyawa ini bekerja dengan cara mengganggu metabolisme dan merusak jaringan sel gulma, sehingga pertumbuhan gulma terhambat atau mati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Proses Pembuatan dan Aplikasi ==&lt;br /&gt;
Ekstrak jengkol dibuat dengan cara menghancurkan buah jengkol, kemudian mencampurnya dengan air dan melakukan proses fermentasi singkat. Larutan ekstrak kemudian disaring dan digunakan untuk menyemprot gulma di lahan pertanian.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Keunggulan dan Tantangan ==&lt;br /&gt;
Herbisida alami dari ekstrak jengkol memiliki keunggulan berupa biodegradabilitas yang tinggi dan minimnya dampak negatif terhadap lingkungan. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk menentukan dosis dan efektivitas optimal dalam pengendalian gulma.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>