<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Gejala_Emfisema</id>
	<title>Gejala Emfisema - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Gejala_Emfisema"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Gejala_Emfisema&amp;action=history"/>
	<updated>2026-05-26T16:50:49Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Gejala_Emfisema&amp;diff=12744&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Gejala_Emfisema&amp;diff=12744&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-29T22:35:02Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Emfisema adalah penyakit paru kronis yang memiliki gejala khas, namun sering berkembang secara perlahan sehingga tidak langsung disadari oleh penderitanya. Gejala utama emfisema berkaitan erat dengan penurunan kemampuan paru dalam melakukan pertukaran gas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sesak Napas ==&lt;br /&gt;
Sesak napas atau [[dispnea]] adalah gejala paling umum pada emfisema, terutama saat melakukan aktivitas fisik. Seiring perkembangan penyakit, sesak napas dapat muncul bahkan saat istirahat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Batuk Kronis dan Produksi Dahak ==&lt;br /&gt;
Sebagian penderita mengalami batuk kronis yang tidak kunjung sembuh dan produksi [[dahak]] yang berlebihan. Gejala ini sering disalahartikan sebagai batuk biasa atau akibat infeksi saluran pernapasan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penurunan Berat Badan dan Kelelahan ==&lt;br /&gt;
Emfisema juga dapat menyebabkan penurunan berat badan tanpa sebab jelas dan perasaan lelah terus-menerus. Kurangnya asupan oksigen yang optimal membuat tubuh cepat lelah dan kurang bertenaga.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>