<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Emboli_Udara</id>
	<title>Emboli Udara - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Emboli_Udara"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Emboli_Udara&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-22T04:26:42Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Emboli_Udara&amp;diff=14765&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Emboli_Udara&amp;diff=14765&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-30T10:49:04Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Emboli udara adalah kondisi medis di mana gelembung udara memasuki [[peredaran darah]] dan menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah. Meski jarang terjadi, emboli udara dapat menyebabkan komplikasi serius seperti gangguan fungsi jantung dan otak. Emboli udara biasanya terkait dengan prosedur medis atau trauma, seperti operasi, pemasangan infus, atau kecelakaan bawah air.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penyebab Emboli Udara ==&lt;br /&gt;
Penyebab utama emboli udara adalah masuknya udara ke dalam [[vena]] atau [[arteri]] selama prosedur medis, misalnya saat pemasangan kateter vena sentral, ataupun akibat trauma dada terbuka. Penyebab lain termasuk kecelakaan penyelaman (dekompresi).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Gejala dan Tanda ==&lt;br /&gt;
Gejala emboli udara dapat berupa nyeri dada, sesak napas, penurunan kesadaran, dan kejang. Pada kasus berat, dapat terjadi [[syok]] dan kematian mendadak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penanganan dan Pencegahan ==&lt;br /&gt;
Penanganan meliputi pemberian oksigen murni, posisi tubuh khusus (misalnya posisi Trendelenburg), dan tindakan resusitasi. Pencegahan dilakukan dengan kehati-hatian tinggi saat melakukan prosedur medis yang berisiko.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>