<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Emboli_Retina</id>
	<title>Emboli Retina - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Emboli_Retina"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Emboli_Retina&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-22T05:11:01Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Emboli_Retina&amp;diff=14770&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Emboli_Retina&amp;diff=14770&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-30T10:49:06Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Emboli retina adalah penyumbatan pada arteri atau vena retina akibat masuknya material embolik seperti trombus, plak kolesterol, atau kalsium. Kondisi ini menyebabkan gangguan aliran darah ke [[retina]] yang dapat mengakibatkan kehilangan penglihatan mendadak. Emboli retina sering dikaitkan dengan penyakit kardiovaskular dan arteriosklerosis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penyebab dan Faktor Risiko ==&lt;br /&gt;
Penyebab utama emboli retina adalah lepasnya plak dari arteri karotis atau jantung, serta adanya gangguan [[irama jantung]]. Faktor risiko meliputi hipertensi, diabetes, dan hiperkolesterolemia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Gejala dan Diagnosis ==&lt;br /&gt;
Gejala utama adalah kehilangan penglihatan mendadak pada satu mata, yang sering tidak disertai nyeri. Diagnosis dilakukan dengan oftalmoskopi, angiografi fluoresens, dan pemeriksaan kardiovaskular.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penanganan dan Pencegahan ==&lt;br /&gt;
Penanganan meliputi terapi medis untuk mengembalikan aliran darah, antikoagulan, dan pengelolaan faktor risiko. Pencegahan penting dilakukan pada individu dengan penyakit vaskular.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>