<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Eksotoksin_dan_Penyakit_Difteri</id>
	<title>Eksotoksin dan Penyakit Difteri - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Eksotoksin_dan_Penyakit_Difteri"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Eksotoksin_dan_Penyakit_Difteri&amp;action=history"/>
	<updated>2026-05-23T08:20:41Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Eksotoksin_dan_Penyakit_Difteri&amp;diff=14889&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Eksotoksin_dan_Penyakit_Difteri&amp;diff=14889&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-30T19:31:59Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Difteri adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri [[Corynebacterium diphtheriae]], di mana gejala klinis utamanya disebabkan oleh eksotoksin yang dihasilkan bakteri tersebut. Eksotoksin difteri memiliki efek merusak pada jaringan tenggorokan dan organ lain jika tidak segera diobati. Penyakit ini dahulu merupakan salah satu penyebab utama kematian pada anak-anak sebelum adanya vaksin.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Mekanisme Kerja Eksotoksin Difteri ==&lt;br /&gt;
Eksotoksin difteri bekerja dengan menghambat [[sintesis protein]] pada sel target, sehingga menyebabkan kematian sel dan kerusakan jaringan. Toksin ini terdiri dari dua subunit, yakni subunit A (aktif) dan subunit B (pengikat), yang memungkinkan toksin memasuki sel dan mengganggu proses vital di dalamnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Manifestasi Klinis dan Komplikasi ==&lt;br /&gt;
Gejala utama difteri meliputi sakit tenggorokan, demam, dan terbentuknya lapisan tebal di tenggorokan yang dapat menghambat saluran napas. Jika eksotoksin menyebar melalui [[aliran darah]], dapat terjadi komplikasi serius seperti [[miokarditis]] dan [[neuropati]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pencegahan dan Pengobatan ==&lt;br /&gt;
Vaksinasi dengan toksoid difteri merupakan cara paling efektif untuk mencegah penyakit ini. Selain itu, pengobatan difteri melibatkan pemberian [[antitoksin difteri]] dan [[antibiotik]] untuk mengeliminasi bakteri penyebab.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>