<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Efek_Samping_Antibiotik</id>
	<title>Efek Samping Antibiotik - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Efek_Samping_Antibiotik"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Efek_Samping_Antibiotik&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-22T04:12:33Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Efek_Samping_Antibiotik&amp;diff=13163&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Efek_Samping_Antibiotik&amp;diff=13163&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-30T05:27:35Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Meskipun sangat bermanfaat dalam mengobati infeksi, antibiotik juga dapat menimbulkan berbagai efek samping pada sebagian pengguna. Efek samping ini dapat bersifat ringan hingga berat, tergantung pada jenis antibiotik dan kondisi individu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Efek Samping Umum ==&lt;br /&gt;
Beberapa efek samping yang sering terjadi antara lain [[diare]], [[mual]], dan reaksi alergi ringan seperti ruam kulit. Antibiotik seperti [[amoksisilin]] dan [[ampisilin]] lebih sering menyebabkan reaksi alergi pada sebagian orang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Reaksi Alergi Berat ==&lt;br /&gt;
Pada kasus yang jarang, antibiotik dapat memicu reaksi alergi berat seperti [[anafilaksis]], yang dapat membahayakan nyawa. Gejala anafilaksis meliputi sesak napas, pembengkakan wajah, dan penurunan tekanan darah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Gangguan Flora Normal Tubuh ==&lt;br /&gt;
Penggunaan antibiotik juga dapat mengganggu [[flora normal tubuh]], terutama pada [[usus]], sehingga meningkatkan risiko infeksi sekunder seperti [[infeksi Clostridium difficile]]. Oleh karena itu, penggunaan antibiotik harus selalu diawasi oleh tenaga medis.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>