<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Dimensionalitas_dalam_Data_Sains</id>
	<title>Dimensionalitas dalam Data Sains - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Dimensionalitas_dalam_Data_Sains"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Dimensionalitas_dalam_Data_Sains&amp;action=history"/>
	<updated>2026-05-23T01:32:37Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Dimensionalitas_dalam_Data_Sains&amp;diff=16956&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Dimensionalitas_dalam_Data_Sains&amp;diff=16956&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-31T21:37:46Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Dalam [[data sains]], dimensionalitas merujuk pada jumlah fitur atau atribut dalam dataset yang dianalisis. Data berdimensi tinggi sering kali sulit untuk diproses, divisualisasikan, dan diinterpretasikan, sehingga penanganan dimensionalitas menjadi aspek penting dalam proyek data sains.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Masalah Data Berdimensi Tinggi ==&lt;br /&gt;
Data dengan banyak fitur dapat menyebabkan masalah seperti [[multikolinearitas]], [[overfitting]], dan meningkatnya kebutuhan komputasi. Hal ini juga dapat menyulitkan dalam memahami hubungan antar variabel.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Strategi Pengelolaan Dimensionalitas ==&lt;br /&gt;
Beberapa strategi yang umum digunakan adalah [[feature engineering]], [[feature selection]], dan [[reduksi dimensionalitas]] menggunakan teknik seperti PCA. Strategi ini membantu dalam menyederhanakan data tanpa kehilangan informasi penting.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Visualisasi Data Berdimensi Tinggi ==&lt;br /&gt;
Visualisasi data berdimensi tinggi biasanya memanfaatkan teknik reduksi dimensionalitas untuk memproyeksikan data ke dalam dua atau tiga dimensi, sehingga dapat divisualisasikan dengan mudah menggunakan [[scatter plot]] atau metode visualisasi lainnya.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>